Berita Utama

PENCITRAAN POSITIF TERHADAP MANTAN PENYALAH GUNA NARKOBA DAPAT MEMOTIVASI PRODUKTIVITAS

Dibaca: 21 Oleh 03 Sep 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Yayasan Sport Campus Wijaya Kusuma (SCWK) yang awalnya merupakan suatu komunitas yang memfokuskan untuk mengajak anggotanya agar hidup sehat, sejak tahun 2000 turut mendukung program pemerintah dalam menangani korban penyalah guna narkoba melalui metode therapeutic community (TC) atau terapi berbasiskan komunitas. Selain itu Yayasan SCWK juga aktif dalam melakukan penyuluhan pencegahan narkoba serta mengembangkan kegiatan aftercare bagi para mantan penyalahguna narkoba.Salah satu kegiatan aftercare yang terus berjalan sampai sekarang adalah subuh.net. Dalam kegiatan ini para peserta program aftercare melakukan sholat subuh berjamaah secara berkeliling di berbagai masjidSampai saat ini yayasan yang diketuai oleh dr. Sarengat (mantan pelari nasional) tersebut telah memiliki banyak alumni yang sebagian besar telah bekerja dan meraih kesuksesan. Hal tersebut mendorong Direktorat Pasca Rehabilitasi BNN untuk menggandeng Yayasan SCWK dalam melaksanakan program pasca rehabilitasi bagi mantan penyalahguna narkoba.Dalam Focus Group Discussion yang diadakan di Yayasan SCWK, Pejaten, Jakarta Selatan (29/8), para peserta FGD yang sebagian besar adalah mantan penyalahguna narkoba, sepakat bahwa membentuk citra positif adalah hal mutlak bagi seorang mantan penyalah guna narkoba agar dapat hidup produktif. Hal ini mengingat masih banyak sebagian masyarakat kita yang memandang negatif terhadap mantan penyalahguna narkoba.Regie, alumni SCWK yang telah menjadi supervisor marketing di salah satu perusahaan otomotif ternama, menyatakan bahwa untuk mengubah stigma negatif mantan penyalah guna narkoba dapat dimulai dari hal kecil, yaitu penampilan diri. Dengan penampilan yang bersih dan rapi, kemudian diikuti dengan perilaku yang santun dapat mengikis stigma negatif di masyarakat, khususnya di tempat kerja.Menurut Kasubdit Penyatuan Kembali Direktorat Pasca Rehabilitasi BNN Hj. Nurainun Kamil, SE, MM, MSi, selaku narasumber pada FGD tersebut, salah satu upaya untuk mencapai Indonesia Bebas Narkoba tahun 2015 adalah melalui program sustainable rehabilitation. Artinya setelah menjalani rehabilitasi medis maupun sosial, maka mantan penyalahguna narkoba akan melanjutkan ke tahapan pasca rehabilitasi. Pasca rehabilitasi memegang peranan strategis, mengingat di tahap ini para mantan penyalahguna akan berlatih berbagai macam keterampilan sesuai minat masing-masing.Salah satu program pasca rehabilitasi yang gencar dilakukan oleh BNN saat ini adalah kegiatan berbasis konservasi alam di kawasan hutan Tambling, Lampung dan program keterampilan usaha di Rumah Dampingan.Diharapkan dengan diadakannya FGD kali ini, rekan-rekan SCWK yang telah sukses di dunia kerja dapat membagikan pengalamannya dan motivasi kepada rekan-rekan mantan penyalah guna narkoba yang akan kembali terjun ke dunia kerja.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel