Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba tahun 2015, Badan Narkotika Nasional (BNN) memaksimalkan perannya dalam menyatukan dan menggerakkan instansi terkait untuk melaksanakan kegiatan P4GN, sesuai dengan amanat Inpres Nomor 12 Tahun 2011 tentang Jakstranas P4GN Tahun 2011-2015. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNN dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dibidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dilakukan di Gedung BNN, Cawang-Jakarta Timur, Kamis (1/8).Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan landasan kerja sama dalam melaksanakan kebijakan dan strategi nasional dibidang P4GN. Ditandatanganinya nota kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta Lembaga Sandi Negara dalam upaya mewujudkan Indonesia Negeri Bebas Narkoba. Hal ini merupakan langkah awal guna menyamakan persepsi dan tujuan bersama dalam memerangi dan memberantas penyalahgunaan Narkoba. Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman ini, diharapkan agar semua pihak dapat saling bahu-membahu menumpas kejahatan Narkoba secara sinergis dan berkesinambungan. Dalam kesepakatan ini, Lemsaneg berperan sebagai fasilitator dalam penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan ruang lingkup kerja sama khususnya dibidang Jaringan Komunikasi Sandi (JKS) dan pengamanannya di lingkungan BNN. Selanjutnya BNN menindak lanjuti dengan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama. Selain itu, BNN juga bertanggung jawab untuk memberikan materi sosialisasi wajib lapor, advokasi maupun diseminasi informasi, dalam mendukung kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba yang dilakukan oleh Lemsaneg. Untuk menciptakan lingkungan bebas penyalahgunaan Narkoba, BNN juga akan menyediakan sarana dan prasarana pelaksanaan deteksi dini dengan melakukan tes urine di lingkungan Lemsaneg.BNN bersama Lemsaneg akan bersinergi dan berkoordinasi satu sama lain dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam mewujudkan peningkatan pelaksanaan P4GN. Kedua belah pihak juga akan saling mengawasi jalannya peraturan yang telah disepakati bersama ini, sehingga dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan. Kegiatan pada hari ini merupakan momentum yang sangat bernilai bagi BNN dan Lemsaneg dalam mendorong keberhasilan upaya P4GN. Dengan pelaksanaan kerjasama antara kedua pihak, diharapkan kelancaran dan percepatan dalam upaya mengimplementasikan P4GN, yang berorientasi pada keselamatan generasi muda dan kesejahteraan bangsa, dapat terealisasikan dengan maksimal.
Siaran Pers
PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL DENGAN LEMBAGA SANDI NEGARA
Terkini
-
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
BNN Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba melalui Pelatihan Konten Kreator di Kabupaten Bogor 02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
