Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap jaringan Narkotika yang dikendalikan dari Lapas yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Iran berinisial HM, dan WNI berinisial OL. Petugas BNN mengamankan kedua tersangka di area parkir sebuah gerai makanan cepat saji di STC Senayan pada tanggal 7 Maret 2012, yang tengah melakukan transaksi Narkoba jenis shabu. Di tempat kejadian perkara (TKP) petugas melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti. Dari tangan HM, petugas menyita 3 bungkus shabu kristal yang dikemas dalam bungkus plastik bening dengan brutto 3.021 gram. Selain itu petugas juga menyita 1 lembar kartu UNHCR, 1 buah HP Blackberry, dan 1 buah HP Samsung. Sementara itu, dari tangan tersangka OL, petugas menyita 1 buah bong, 1 buah HP CDMA Nokia merah dan hitam, 1 unit mobil Corolla beserta STNK.Berdasarkan keterangan kedua tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Lapas Pemuda Tangerang, untuk menangkap MJ, yang notabene merupakan bos dari tersangka HM. MJ merupakan salah seorang bandar Narkoba yang mengendalikan bisnisnya dari dalam Lapas. MJ sendiri merupakan tangkapan BNN, pada tanggal 18 Februari 2010 lalu, karena kedapatan membawa paket shabu sebanyak 1000 gram yang disembunyikan dalam susu bayi.Setelah barang bukti yang disita dari tersangka HM dan OL mendapat penetapan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat per tanggal 26 Maret 2012, BNN melakukan pemusnahan barang bukti tersebut, pada hari ini, Selasa (3/4). Dari total brutto 3.021 gram shabu kristal, BNN memusnahkan 3.013,5 gram barang bukti tersebut, setelah petugas menyisihkan 7,5 gram untuk pembuktian perkara atau pemeriksaan laboratorium. Selain pemusnahan barang bukti shabu, BNN juga memusnahkan ganja kering seberat 48,6 gram, setelah petugas menyisihkan 7 gram untuk pembuktian perkara atau pemeriksaan laboratorium dari total barang bukti ganja kering seberat 55,6 gram. Barang bukti ganja tersebut merupakan hasil temuan Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, yang selanjutnya dikembangkan oleh BNN. Pada tanggal 19 Maret 2012, petugas Bea dan Cukai Soekarno Hatta menemukan sebuah paket dari David Sukrisna, yang beralamat di Los Angeles, Amerika Serikat yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan x-ray, petugas menemukan Narkotika golongan 1 jenis ganja seberat 55,6 gram yang disembunyikan dalam majalah. Setelah itu petugas Bea dan Cukai bandara Soekarno Hatta melaporkan temuan tersebut pada BNN. Selanjutnya, petugas BNN melakukan control delivery ke alamat yang tertera pada paket tersebut. Namun hingga kini, petugas masih mengembangkan kasus ini, karena pemilik barang tersebut yang berinisial HP masih menjadi DPO. (BK)
Siaran Pers
Pemusnahan Barang Bukti Shabu Kristal 3013,5 Gram & Ganja Kering 48,6 Gram
Terkini
-
BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026 -
SERAH TERIMA PANJI TRIBRATA TANDAI ESTAFET KEPEMIMPINAN POLRI 05 Okt 2026 -
KEPALA BNN RI SUYUDI ARIO SETO RESMI DILANTIK MENJADI KAPOLRI 02 Okt 2026 -
BNN TINGKATKAN KESADARAN KEAMANAN SIBER MELALUI SOSIALISASI SECURITY AWARNESS 2026 01 Okt 2026 -
BANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KLIEN PASCAREHABILITASI, BNN GANDENG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN 01 Okt 2026 -
KEPALA BNN RI LEPAS SEJUMLAH PEJABAT PIMPINAN TINGGI YANG MEMASUKI MASA PURNA TUGAS 01 Okt 2026 -
HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI 30 Sep 2026
Populer
- WASPADA NARKOTIKA CAIR, BNN IMBAU PELARANGAN ROKOK ELEKTRIK DI LINGKUNGAN GARUDA INDONESIA 10 Sep 2026

- BNN DAN PPATK PERKUAT SINERGI HADAPI MER FATF 2029 10 Sep 2026

- BNN TERIMA KUNJUNGAN SMPIT INSAN MANDIRI JAGAKARSA, EDUKASI PELAJAR TENTANG BAHAYA NARKOTIKA 16 Sep 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI WISUDA PURNAWIRA PATI POLRI 10 Sep 2026

- BNN TERIMA PENGHARGAAN PENGUATAN PENEGAKAN HUKUM PADA RAKOR KORWAS PPNS BARESKRIM POLRI 10 Sep 2026

- KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI PUTERI ANAK DAN REMAJA DKI JAKARTA, DORONG GENERASI MUDA JADI AGEN PERUBAHAN 16 Sep 2026

- AUDIENSI BNN DAN ADKASI: KEPALA BNN RI AJAK DPRD KABUPATEN SE-INDONESIA BERSATU PERANGI NARKOTIKA 16 Sep 2026
