Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Monitoring Pilot Project GDAD di Kabupaten Gayo Lues

Oleh 26 Feb 2021Mei 4th, 2021Tidak ada komentar
Monitoring Pilot Project GDAD di Kabupaten Gayo Lues
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Monitoring Pilot Project GDAD di Kabupaten Gayo Lues

Pada kunjungan  kerja hari ke-4 di Gayo Lues Direktur Pemberdayaan Alternatif meninjau lokasi pilot project GDAD di Gampong Pepelah, Kecamatan Pining. Potensi lahan penanaman Jagung di Kecamatan Pining ada 5.000 ha ujar Camat Pining, yang berharap seluruh wilayah Pining menjadi Project GDAD. Karena saat ini hanya 1 desa yg menjadi pilot project di Pining dengan program Jagung Hibrida seluas 30 ha dari Dinas Pertanian Provinsi Aceh.

Monitoring Pilot Project GDAD di Kabupaten Gayo Lues

Estimasi Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues dari 30 ha Jagung menghasilkan produksi jagung pipilan sebayak 210 ton (atau 7 ton/ha). Harga pasaran saat ini di Gayo Lues Rp. 3.500/kg maka hasilnya 24,500,000, per ha atau (Rp 6.125.000, per bulan per hektare)

Monitoring Pilot Project GDAD di Kabupaten Gayo Lues

Sehingga Direktur Pemberdayaan Alternatif memberi saran kepada Camat dan Keuchik untuk berkoordinasi dgn PT GDU yg ada di Aceh Besar mengingat harga di terima disana Rp. 4.200,per kg. Kepala BNNK Gayo yg hari Senin ada kegiatan di Banda Aceh, sesuai arahan Direktur Dayatif membawa sample hasil jagung utk dicek QC PT GDU di Aceh Besar. Apapun Usaha utk meningkatkan kesejahteraan petani harus kita upayakan spy masyarakat meningkat kesejahteraannya dan tidak kembali lagi menanam Tanaman Terlarang yaitu Ganja ujar Teguh Iman Wahyudi Dir Dayatif.

 

BUMK harus bisa berdaya memfasilitasi pengangkutan langsung ke sumbernya (pabrik) dgn perjanjian kerjasama dgn petani. BUMK untung petani sejahtera. Jadi tdk melalui tengkulak atau toke lagi, pertegas Direktur Dayatif.

 

 

Sebagai mantan toke/bandar besar ganja ditahun 90an mengatakan 90% penanam Ganja waktu itu, Dia bisa mengirim minimal 500 kg Ganja ke Medan dan selalu aman tidak pernah tertangkap. Saat ini beliau menjadi Keuchik dan Penggiat Anti Narkoba terus mengajak masyarakat tidak lagi menanam ganja dan beralih ketanaman komoditi legal.

 

Selanjutnya Tim meninjau Kp Rerebe di Kec. Tripe Jaya utk melihat Ekowisata Air Terjun Kolam Biru yg saat ini blm dikelola maksimal. Hal ini akan menjadi bahan masukan kepada stakeholder dlm pengelolaan tata ruang, agrowisata yg bersanding dgn wisata alam. Dir Dayatif juga menyarankan Ka BNNK utk berkoordinasi dan mendorong Dinas Pariwisata dalam mewujudkan daerah tersebut Agro-Ekowisata yg bisa meningkatkan pendapatan masyarakat  dan Daerah. (Yudhi Widiarto PSM Ahli Muda).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel