Penyalah guna narkoba cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Penanganannya harus serius, bukan hanya dengan memberantas sindikatnya, akan tetapi juga memulihkan para penyalah gunanya agar mereka tidak mengonsumsi narkoba lagi. Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah ketersediaan infrastruktur rehabilitasi. Menteri Sosial, Khofifah Indar P mengatakan pusat rehabilitasi penting untuk ditambah, karena jumlah penyalah guna masih tinggi.Pembangunan panti rehabilitasi narkotika sangat mendesak. Angka pengguna narkoba yang butuh rehabilitasi cukup tinggi. Karena keterbatasan kapasitas panti, program rehabilitasi tidak berjalan maksimal, kata Mensos di sela-sela kegiatan Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Desa Ulak Lebar, Sumatera Selatan, Selasa (16/12).Ketika disinggung tentang masalah narkoba, Khofifah menyebut bahaya narkoba sudah pada titik alarm warning system, artinya semua elemen bangsa harus siaga menghadapinya terutama generasi muda.Ia juga menghimbau pada generasi muda untuk terus bangkit dan produktif, karena menurutnya kualitas bangsa akan ditentukan oleh produktivitas generasi mudanya.Kepada orang tua, guru dan tokoh masyarakat, Menteri Khofifah meminta masyarakat harus waspada dan membimbing anak muda sehingga tidak menyentuh narkoba. Jangan sampai anak-anak muda kita terjebak narkoba karena bahaya narkoba itu sangat besar, bukan saja bagi kesehatan pengguna tetapi juga kelangsungan generasi muda bangsa ini, pungkasnya. (bk/ disarikan dari republika.co.id)
Berita Utama
Mensos: Infrastruktur Rehabilitasi Penting Ditambah
Terkini
-
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KEPALA BNN RI BERSILATURAHMI DENGAN KEPALA BNN RI PERIODE 2020-2024 18 Jun 2026
Populer
- BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- CEGAH BENCANA DEMOGRAFI, KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA MERCU BUANA JADI AGENT OF CHANGE AGAINST DRUGS 26 Mei 2026

- PEMBEKALAN SESPIMTI: KEPALA BNN RI PAPARKAN LANGKAH SRATEGIS HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 27 Mei 2026
