Berita Utama

Masyarakat Langkat Sepakat Bantu Pemerintah Perang Terhadap Narkoba

Oleh 02 Apr 2015 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

KEJAHATAN Narkoba sudah dianggap sebagai kejahatan luar biasa ExtraOrdinary Crime dan saat ini Indonesia sudah berada pada kondisi darurat narkoba untuk itu Polres Langkat, BNNK Langkat, Pengadilan Negeri Stabat, Kejaksaan Negeri Stabat dan Pemerintah Kabupaten Langkat merangkul dan mengajak seluruh masyarakat tokoh masyarakat pemuka agama dan LSM yang ada di Kabupaten Langkat untuk membantu dan menyatukan komitmen menyuarakan Perang Terhadap Narkoba.Melalui kegiatan Apel Siaga di Lapangan Alun–Alun T. Amir Hamir Hamzah Kabupaten Langkat, Rabu (01/4), deklarasi Perang Melawan Narkoba yang di prakarsai oleh Kapolres Langkat, AKBP. Dwi Asmoro, SIK,MH ini dilaksanakan dan dihadiri langsung oleh Bupati Langkat, H. Ngogesa Sitepu SH.Dalam pidationya, Bupati Langkat mengatakan narkoba adalah musuh bersama bukan hanya pemerintah saja yang memiliki kewajiban memerangi narkoba, tetapi juga seluruh element masyarakat. Untuk itu pemerintah ingin menggandeng semua unsur baik masyarakat, LSM, muspida, muspika maupun pelajar dalam hal pencegahan narkoba.Bupati Langkat juga berharap, masyarakat dapat merubah cara pandang terhadap korban penyalahguna narkoba. Kalau dulu pengguna narkoba dianggap sebagai penjahat saat ini kita harus menganggap sebagai korban atau orang sakit, pengguna narkoba adalah orang yang sakit. Mereka membutuhkan bantuan semua unsur masyarakat untuk berhenti dari kebiasaan mengkonsumsi narkoba melalui upaya rehabilitasi.Untuk itu Bupati Langkat berharap dari masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini agar bersama-sama berkomitmen untuk berperang melawan Narkoba dan mau ikut serta membantu pemerintah melakukan Pencegahan dan Pemberantasan narkoba. Bupati Langkat juga berharap kepada para tokoh masyarakat dan pemuka agama agar dapat membantu mencegah peredaran Narkoba. Bupati Langkat berpendapat ujung tombak pencegahan ada di pedesaan bukan di kota karena peredaran narkoba itu melintasi wilayah – wilayah yang sulit di jangkau para penegak hukum. Untuk itu perlu pengetahuan bagi masyarakat yang ada di desa-desa karena wilayah Langkat adalah wilayah yang sangat rawan tempat perlintasan narkoba baik yang masuk dari wilayah Aceh maupun Malaysia.

Baca juga:  Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan terkait UU Narkotika Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel