Skip to main content
Berita Utama

LAN RI-BNN RI Jalin Sinergi Gelorakan War On Drugs

LAN RI-BNN RI Jalin Sinergi Gelorakan War On Drugs
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN menerima kunjungan dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Kunjungan ini dihadiri oleh Deputi Kajian dan Inovasi Manajemen ASN, Dr. Agus Sudrajat, S.Sos., M.A. beserta rombongan dalam rangka menjalin sinergi yang selama ini terjalin dengan baik.

Rombongan LAN RI sebanyak 31 peserta mengawali kegiatan dengan mengikuti pelatihan menembak pada jarak 10 meter di Lapangan Tembak PPSDM BNN, di Lido, Bogor, pada Selasa (10/10). Sebelum dimulai pelatihan, beberapa instruktur yang kompeten dibidangnya memberikan arahan dalam menggunakan senjata api dengan benar kepada para peserta agar tidak membahayakan orang lain pada saat dimulai pelatihan.

Sementara itu menurut Agus Sudrajat, pelatihan ini dijadikan sebagai sarana untuk mengisi kedisiplinan anggotanya. Selain itu, para peserta diharuskan mengikuti arahan instruktur agar nanti tidak membahayakan orang lain karena peluru yang digunakan adalah peluru tajam bukan peluru karet, ujarnya saat memberikan pengarahan pelatihan menembak.

“Pelatihan ini perlu fokus, konsentrasi, rileks dan tidak boleh main-main”, imbuhnya.

Baca juga:  Penegak Hukum Harus Perdalam Pemahaman Adiksi Narkoba

Acara dilanjutkan menuju lokasi Unit Deteksi K9, rombongan dari LAN RI didampingi petugas berkeliling meninjau berbagai fasilitas. Pada waktu yang sama, rombongan juga disajikan peragaan anjing pelacak yang mendeteksi barang bukti narkotika golongan I jenis ekstasi yang disembunyikan dalam kotak kayu, narkotika jenis sabu di dalam sebuah koper, narkotika jenis ganja yang diselipkan pada tembok, narkotika jenis ekstasi yang disimpan di bawah kap mobil dan pelacakan narkotika yang dibawa oleh seseorang.

Mengakhiri kunjungan, rombongan LAN RI berkesempatan meninjau Balai Besar Rehabilitasi Lido BNN yang merupakan pusat rujukan nasional pelaksanaan rehabilitasi bagi pecandu, penyalah guna dan korban penyalahgunaan narkoba secara profesional dalam melaksanakan pelayanan rehabilitasi medis serta rehabilitasi sosial.

Menurut Agus Sudrajat, Balai rehabilitasi ini untuk memulihkan para korban penyalah guna narkoba, sedangkan bagi kurir yang tertangkap akan diproses hukum, ungkapnya.

Selain itu, rombongan dari LAN RI juga mendapat paparan dari dr. Elvina Katerin S, SpKJ dan drg. Fitri Isnaini, M.Si tentang tahapan penyalahgunaan narkoba, dampak narkoba bagi kesehatan, proses pengajuan rehabilitasi serta fasilitas yang dimiliki.

Baca juga:  BNNP Sulsel melaksanakan Advokasi Implementasi Inpres 12 Tahun 2011 tentang Kebijakan P4GN ke Universitas 45 Makassar

Biro Humas dan Protokol BNN RI

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel