Nuraini Etti Lasmini, atau yang akrab dipanggil Ibu Etty, pantas diberikan apresiasi sebagai ketua RT teladan. Dalam 12 tahun pengabdiannya pada masyarakat, Etti sudah banyak menolong para pecandu narkoba kembali ke jalan yang benar. Lewat usaha kerupuk kulit yang ia bangun, sejumlah pecandu narkoba dikaryakan. Di rumahnya kawasan Tegal Parang, Mampang, Etti tampak sedang mengaduk-aduk penggorengan besarnya. Sambil membuat kerupuk kulit, ketua RT yang pernah mendapatkan penghargaan dari Tupperware She Can ini, bertutur tentang perjuangannya mengembalikan kehidupan pecandu, bahkan pengedar narkoba dari keterpurukan menjadi kehidupan yang lebih menjanjikan. Dulu di sini banyak yang ribut-ribut urusan narkoba, karena ya gitu ada yang ditangkap polisi, ada juga yang mati gara-gara narkoba, kata Etti kepada media. Di daerah ini, Etti menambahkan jenis narkoba yang paling banyak digunakan antara lain, putau dan ganja. Maraknya narkoba di wilayahnya, membuat lingkungan di RT 1 RW 4 Tegal Parang ini tidak kondusif. Melihat hal ini, wanita lulusan IAIN ini terpacu untuk merubah keadaan. Ia berpikir keras bagaimana bisa merangkul para pecandu bahkan pengedar untuk insyaf dan mendapatkan penghasilan. Salah satu formula yang ia racik untuk menolong pecandu adalah dengan cara melibatkan mereka dalam menjalankan usaha kerupuk kulit. Sejak 1990-an, Etti telah menjalankan usaha kerupuk kulit. Dengan tekun, ia merekrut para pecandu dan pengedar untuk terjun dalam produksi kerupuk kulit. Mereka diajari membuat, dan juga diajari untuk memasarkan. Usaha ini tidak sia-sia. Menurut Etti, hingga saat ini sudah ada beberapa mantan pencandu berhasil dalam bisnis ini. Sudah banyak yang jadi bos, dan bahkan sudah bisa membuka di beberapa daerah selain di Jakarta, urai Etti berbinar-binar. Yang terpenting rangkul mereka dengan kasih sayang, anggap mereka keluarga atau anak sendiri, kata Etti. Ibu kelahiran Tasikmalaya ini berujar, para pecandu jangan dijauhi, karena mereka perlu kasih sayang dan dukungan. Ketika ada pecandu yang perlu ditolong untuk segera dipulihkan, ia biasanya mengantar si pecandu itu ke Tasikmalaya, untuk ditangani di pesantren milik Abah Anom yang dikenal tempat pemulihan pecandu narkoba. (bk/ disarikan dari Koran Jakarta)
Berita Utama
Ketua RT Teladan : Berdayakan Pecandu Dengan Usaha Kerupuk Kulit
Terkini
-
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026 -
BNN KUNJUNGI TVRI, PODCAST DIBALIK LAYAR BAHAS ISU TERKINI 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026
