Kepala BNN RI, Drs. Heru Winarko, S.H., memberikan arahan pada seluruh jajaran di lingkungan BNNP Bali. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa melaksanakan tugas di BNN adalah ladang ibadah. Karena itulah, seluruh jajaran dituntut untuk senantiasa mengembangkan nilai kebudayaan kerja. Di hadapan jajaran BNNP Bali, ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan tugas, harus berkembang dan tidak hanya terpaku pada pola kerja sebatas business as usual. Tidak boleh ada program yang copy paste, harus ada inovasi dalam bekerja, dan kita harus jeli melihat perkembangan di lapangan, imbuh Heru di ruang rapat BNNP Bali, Jumat (23/3). Karena BNN ini merupakan lembaga aparat hukum, ia juga meminta agar seluruh jajaran di pusat umumnya dan di BNNP Bali khususnya agar paham akan masalah hukum meskipun bukan bagian dari bidang pekerjaannya. Hal ini merupakan salah satu point dari langkah efektivitas dan efisiensi yang dipaparkan Kepala BNN. Selain itu, point penting lainnya yang perlu untuk menjadi catatan dalam rangka efektivitas dan efisisnesi organisasi antara lain : menata tugas fungsi unit organisasi yang lebih efektif ; memetakan kompetensi SDM sesuai tugas ;moratorium pembentukan BNNK ; mengoptimalisasi fungsi BNNK secara regional; smengembangkan sistem kerja P4GN berbasis masyarakat melalui sertifkasi kompetensi penggiat atau relawan anti narkoba dan membentuk dewan pertimbangan pegawai yang diketuai Sestama dan Irtama sebagai penuntut dengan anggota para deputi. Terkait penanggulangan masalah narkoba, Kepala BNN kembali menekankan bahwa langkah seimbang penanggulangan narkoba harus mencakup upaya demand reduction melalui pencegahan, supply reduction melalui pemberantasan dan harm reduction melalui rehabilitasi penyalah guna narkoba. Dalam konteks demand reduction, Heru mengarahkan agar pihak BNNP Bali mengoptimalkan fungsi pencegahan dengan titik fokus yang lebih ke kalangan ibu-ibu muda. Mereka diharapkan tidak hanya jadi objek tapi subjek dari upaya pencegahan. Karena itulah kalangan seperti di atas harus diberikan ToT agar bisa mempengaruhi lingkungannya. Sebelum menutup arahannya, Kepala BNN kembali mengingatkan agar seluruh jajaran di BNN untuk selalu fokus dengan pekerjaannya di BNN dan fokus pada program P4GN yang simultan, satu tujuan.
Berita Utama
Kepala BNN : Kerja di BNN Ladang Ibadah
Terkini
-
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT LOMBOK TIMUR KETERAMPILAN USAHA MELALUI BIMTEK LIFE SKILL 31 Okt 2026 -
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
