Kejahatan narkotika yang semakin menggeliat harus diantisipasi dari kaca mata yang berbeda. Mungkin, ini bukan soal motivasi bisnis semata tapi sudah menjurus pada upaya pelemahan potensi bangsa sehingga bangsa ini makin tak berdaya.Seperti diungkapkan pakar hukum pidana, Eva Achjani Zulfa, bahwa kejahatan narkotika dikhawatirkan bukan hanya didasari mengejar keuntungan bisnis semata akan tetapi menjelma menjadi sebuah kejahatan terorganisir yang ingin mematikan anak bangsa ke depan.Seperti dikutip dari metronews.com, Eva mengatakan kejahatan perdagangan manusia mungkin lebih besar untungnya dengan lebih kecil resikonya jika dibandingkan dengan kejahatan narkotika.”Kalau mau diperbandingkan dengan trafficking, lebih menguntungkan trafficking dan risikonya juga jauh lebih kecil dari pada narkoba,” bebernya saat menjadi salah satu nara sumber dalam sebuah acara diskusi di Metrotv pagi ini.Sementara itu, Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Slamet Pribadi, menuturkan, bahwa dampak dari narkoba dapat mengubah prilaku anak bangsa ke hal negatif. Apa jadinya jika seseorang sedang mengemudi dan di bawah pengaruh narkoba, maka perilakunya akan membahayakan orang lain, imbuh Slamet.Sekjen Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Ashar Suryobroto, menambahkan, dibutuhkan komitmen seluruh petugas aparat penegak hukum, serta lingkungan sekitar untuk bisa menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya narkotika.”Ini pembusukan bangsa. Kalau kita diamkan, ini jadi pembusukan bangsa. Ini (usia produktif) adalah kelompok usia produktif yang kelak menjadi pemimpin. Memang mau punya pemimpin yang nyabu dulu sebelum rapat,” tegasnya. (dari berbagai sumber)
Berita Utama
Kejahatan Narkotika Upaya Pelemahan Potensi Bangsa
Terkini
-
BNN AJAK 4.800 MAHASISWA BARU UPNVJ BELA NEGARA DARI KEJAHATAN NARKOTIKA 10 Agu 2026 -
OPERASI GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 1,3 TON KETAMINE DI PERAIRAN NATUNA 10 Agu 2026 -
BNN DUKUNG LANGKAH LPSK DALAM PEMULIHAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL 10 Agu 2026 -
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026
Populer
- BNN DAN KEMENSOS SEPAKAT PERKUAT SINERGI REHABILITASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 14 Jul 2026

- SOFT ENTRY MEETING BPK, BNN SIAP DIAUDIT DEMI PENINGKATAN KINERJA PELAKSANAAN PROGRAM P4GN 14 Jul 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI GALA PREMIER FILM DRAMA KELUARGA “ANAK-ANAK BAMBU” 16 Jul 2026

- BNN DUKUNG PENGUATAN PELAYANAN PUBLIK BEBAS MALADMINISTRASI 16 Jul 2026

- TURNAMEN BASKET KAPOLRI CUP 2026 BERAKHIR, SEMANGAT HIDUP SEHAT TERUS MENGALIR 16 Jul 2026

- HADIRI PELUNCURAN ANOTASI KUHAP 2025, BNN DUKUNG PENGUATAN PENEGAKAN HUKUM 16 Jul 2026

- BNN DAN PEMPROV KALIMANTAN TENGAH SEPAKATI PENGUATAN P4GN MELALUI HIBAH SARPRAS 16 Jul 2026
