Kejahatan narkotika yang semakin menggeliat harus diantisipasi dari kaca mata yang berbeda. Mungkin, ini bukan soal motivasi bisnis semata tapi sudah menjurus pada upaya pelemahan potensi bangsa sehingga bangsa ini makin tak berdaya.Seperti diungkapkan pakar hukum pidana, Eva Achjani Zulfa, bahwa kejahatan narkotika dikhawatirkan bukan hanya didasari mengejar keuntungan bisnis semata akan tetapi menjelma menjadi sebuah kejahatan terorganisir yang ingin mematikan anak bangsa ke depan.Seperti dikutip dari metronews.com, Eva mengatakan kejahatan perdagangan manusia mungkin lebih besar untungnya dengan lebih kecil resikonya jika dibandingkan dengan kejahatan narkotika.”Kalau mau diperbandingkan dengan trafficking, lebih menguntungkan trafficking dan risikonya juga jauh lebih kecil dari pada narkoba,” bebernya saat menjadi salah satu nara sumber dalam sebuah acara diskusi di Metrotv pagi ini.Sementara itu, Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Slamet Pribadi, menuturkan, bahwa dampak dari narkoba dapat mengubah prilaku anak bangsa ke hal negatif. Apa jadinya jika seseorang sedang mengemudi dan di bawah pengaruh narkoba, maka perilakunya akan membahayakan orang lain, imbuh Slamet.Sekjen Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Ashar Suryobroto, menambahkan, dibutuhkan komitmen seluruh petugas aparat penegak hukum, serta lingkungan sekitar untuk bisa menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya narkotika.”Ini pembusukan bangsa. Kalau kita diamkan, ini jadi pembusukan bangsa. Ini (usia produktif) adalah kelompok usia produktif yang kelak menjadi pemimpin. Memang mau punya pemimpin yang nyabu dulu sebelum rapat,” tegasnya. (dari berbagai sumber)
Berita Utama
Kejahatan Narkotika Upaya Pelemahan Potensi Bangsa
Terkini
-
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026
