Pengembangan kualitas, keterampilan, kepribadian dan kecakapan hidup (life skill) generasi muda jelas tidak bisa dicapai hanya dengan mengikuti pendidikan formal, tetapi dapat dilakukan melalui wadah (lembaga atau organisasi) yang mempunyai komitmen terhadap pengembangan generasi muda tersebut. Peran serta organisasi kepemudaan tersebut sebagai salah satu komponen partisipasi sosial masyarakat perlu ditingkatkan dan dikembangkan karena organisasi tersebut mitra potensial pemerintah dalam upaya mengurangi dan memecahkan masalah-masalah sosial. Organisasi lokal sebagai sumber daya potensial yang ada di hampir setiap desa atau kelurahan adalah Karang Taruna sebagai tempat atau wadah pembinaan generasi muda.Seperti halnya Karang Taruna Taruna Mekar Desa Karang Ampel Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis menjadi mediator antara masyarakat dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis dalam penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba yang digelar baru-baru ini bertempat di Aula Desa Karang Ampel, pada Jumat (24/04/2015).Kepala Desa Karang Ampel, E. Rosyidinselaku Dewan Pembina Karang Taruna,dalam sambutannya menuturkan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat Karang Ampel khususnya generasi muda yang tergabung dalam karang taruna dan pelajar sehingga mampu meminimalisir peredaran Narkoba.E. Rosidin menambahkan pengenalan lebih jauh tentang bahaya narkoba sangatlah penting, agar masyarakat tidak terjerumus kepada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sebagaimana diketahui bersama, narkoba kini menjadi ancaman kelangsungan hidup masa depan generasi bangsa.Selanjutnya Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Ciamis, Deny Setiawan, S.Sos., M.M,mengajak kepada peserta yang hadir untuk berperanserta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sangatlah penting, hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan masyarakat bersih narkoba, sehingga warganya tidak terjebak dalam sanksi hukum.Dewasa ini bangsa Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, hal ini disebabkan banjirnya pasokan narkoba ilegal ke Indonesia yang diperankan oleh WNA dan WNI sehingga narkoba di Indonesia menjadi pasar yang besar (great market) dengan harga yang tinggi (great price), dibuktikan lagi dengan angka prevalensi penyalahguna narkoba mencapai 5 juta orang, dimana mereka berada dalam usia produktif antara 10-59 tahun, angka kematian mencapai 40-50 orang meninggal dalam 1 hari karena over dosis, termasuk kerugian ekonomi mencapai angka 50 Trilyun. Jika tidak kita cegah bersama-sama sejak dini maka akan bertambah lebih banyak lagi.Menyikapi permasalahan dimaksud, bangsa Indonesia mencanangkan gerakan nasional rehabilitasi pecandu narkoba 100 ribu orang, untuk itulah diperlukan partisipasi masyarakat dalam upaya P4GN termasuk peran Karang Taruna dalam membangun sumber daya masyarakat terbebas dari ancaman narkoba. (hendi/BNNK Ciamis)
Berita Utama
Karang Taruna “Taruna Mekar” Peduli Bahaya Narkoba
Terkini
-
BNN DAN PABPDSI KUKUHKAN KOLABORASI, WUJUDKAN DESA BERSINAR 10 Jun 2026 -
BNN BEKALI PETUGAS LEMBAGA REHABILITASI, DORONG PEMENUHAN SNI 8807:2022 09 Jun 2026 -
BNN GAGALKAN PENYELUNDUPAN HASHISH 7,8 KG JARINGAN RUSIA DI BANGLI 08 Jun 2026 -
AKSELERASI “SMART POWER”, BNN RESMI BUKA TOT TELEREHABILITASI RAWAT JALAN 06 Jun 2026 -
PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026 -
PERKUAT BARISAN INSAN ANTINARKOTIKA, SESTAMA BNN RI LANTIK 29 PNS BARU 04 Jun 2026 -
PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, KEPALA BNN RI HADIRI KONSOLIDASI MAKAN BERGIZI GRATIS 04 Jun 2026
Populer
- BNN GANDENG PT GYOKAI SIAPKAN PROGRAM PASCAREHABILITASI BERBASIS PELATIHAN KERJA 12 Mei 2026

- BNN DAN YAYASAN GLOBAL CEO INDONESIA PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOTIKA DI KALANGAN GENERASI MUDA 11 Mei 2026

- TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, SETDUKAB RI APRESIASI INOVASI LAYANAN, DUKUNG PENGUATAN P4GN 14 Mei 2026

- OPERASI SABER BERSINAR 2026 : BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA 19 Mei 2026

- BNN MENANG TELAK DALAM SIDANG PRAPERADILAN BANDAR NARKOTIKA DI PALEMBANG 18 Mei 2026

- HADIRI KAPOLRI CUP 2026, KEPALA BNN RI: PRESTASI LAHIR DARI GAYA HIDUP SEHAT 19 Mei 2026

- SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
