Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggerebek 9 orang tersangka saat sedang melaksanakan transaksi narkotika di kawasan Lotte Mart Taman Surya, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/1). Ke 9 tersangka tersebut adalah 4 orang Warga Negara Tiongkok 1 orang Warga Negara Malaysia dan 4 orang Warga Negara Indonesia yang berinisial SL, SN, TST, TSL, SEF, CHM, WCP, SJJ, dan ADK. Dari penggerebekan tersebut petugas BNN berhasil mengamankan kurang lebih 800 kg narkotika jenis sabu yang dikemas dalam karung di dalam bungkus kopi untuk mengelabui petugas. Total ada 40 karung yang berhasil diamankan. Masing-masing karung berisi 20 kemasan kopi dengan berat 1 kemasan kopi sekitar 1 kg. Selain itu petugas BNN juga menyita 2 unit mobil, 1 unit motor, dan 1 unit kapal yang digunakan untuk transaksi. Ini merupakan tangkapan pertama di awal tahun 2015 sekaligus tangkapan Sabu terbesar yang pernah diungkap oleh BNN. Jaringan ini merupakan sindikat narkoba yang sedang diincar oleh lebih dari 7 negara, dan BNN sudah mengintai sindikat ini kurang lebih selama 3 tahun terakhir. Kepala BNN mengatakan sabu seberat 800 kg tersebut berasal dari Guangzhou, Tiongkok dan akan diedarkan di Indonesia. Sabu tersebut diselundupkan melalui jalur laut. Kronologis penangkapan sendiri berawal dari barang yang dikirim melalui jalur laut. Transaksi barang terjadi di tengah laut, dengan dijemput kapal kecil. Dengan kapal kecil tersebut, barang menuju Dadap, Tangerang pada tanggal 5 Januari pagi. Dari Dadap kemudian barang tersebut dimasukkan ke dalam mobil box, lalu barang tersebut dibawa ke Lotte Mart Taman Surya untuk melakukan transaksi dengan cara pertukaran mobil. Saat akan menyerah terimakan barang, saat itu juga petugas BNN mengamankan para tersangka.
Berita Utama
Kado Tahun Baru, BNN Ungkap 800 Kg Sabu
Terkini
-
JELANG HANI 2026, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA REHABILITASI ANAK 23 Jun 2026 -
TARGETKAN PEMENUHAN SNI 100%, BNN LAKUKAN ASISTENSI BAGI LEMBAGA REHABILITASI MITRA 23 Jun 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026
