UnggulanBerita Utama

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Dibaca: 43 Oleh 24 Sep 2020Tidak ada komentar
Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Medan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia selaku Leading sector dalam upaya P4GN di Indonesia, memberikan pelatihan pengembangan wirausaha bagi masyarakat kawasan rawan narkoba di Provinsi Sumatera Utara yang diikuti lima puluh orang warga dari kelurahan Babura, di Avros Park Kp. Baru, Medan, Sumatera Utara, (22/9).

Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol Atrial, S.H. yang membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa, Sumatera Utara merupakan provinsi dengan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia.

“Sumatera Utara menyumbang angka prevalensi tertinggi dari jumlah angka prevalensi penyalahguna narkoba nasional. Dari 2,4% penyalahguna kategori pernah pakai skala nasional, 7% nya berasal dari Provinsi Sumatera Utara. Sedangkan untuk penyalahguna pada kategori setahun pakai skala nasional sebanyak 1,8%, Sumatera Utara menyumbang angka sebesar 6,5%”, ungkap Kepala BNNP Sumut.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan oleh BNN RI, Provinsi Sumatera Utara memiliki lima puluh sembilan titik lokasi kawasan rawan narkoba yang memerlukan penanganan khusus melalui intervensi program pemberdayaan alternatif.

Program pemberdayaan alternatif melalui bimbingan teknis life skill, seperti kegiatan yang dilakukan selama empat hari kedepan ini merupakan salah satu upaya BNN RI dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang bertujuan untuk mengembangkan potensi masyarakat di kawasan rawan narkoba agar menjadi masyarakat yang unggul, berkualitas dan berdaya guna tanpa narkoba.

Masyarakat kawasan rawan diberi pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kearifan lokal sehingga memiliki kemampuan untuk menciptakan produk yang bernilai jual tinggi yang berdampak menambah pendapatan.

Pada pengembangan wirausaha bagi warga Kelurahan Babura, BNN memberikan pelatihan keterampilan membuat kerajinan tangan seperti pot bunga, bunga hias, hingga budidaya jahe merah yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Pita Yuslina, salah satu peserta pengembangan wirausaha bagi kawasan rawan narkoba di Provinsi Sumatera Utara mengatakan bahwa pelatihan keterampilan tersebut sangat bermanfaat khususnya bagi warga Kelurahan Babura. Ia berharap pelatihan semacam ini dapat terus dikembangkan sehingga warga memiliki kegiatan positif yang dapat menghasilkan uang.

Sementara itu, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI Tri Setiyadi, S.E., S.H., M.H., dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kami tidak hanya sekedar melatih tetapi juga memberikan pendampingan serta membantu memasarkan produk-produk hasil karya masyarakat kawasan rawan di platform digital tokostopnarkoba yang dapat diakses melalui laman tokostopnarkoba.bnn.go.id.

Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya P4GN, salah satunya dapat dilakukan dengan membeli barang-barang yang dipasarkan di tokostopnarkoba. (HNY/DND)

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Intervensi Program Dayatif, Kembangkan Potensi Masyarakat Unggul Tanpa Narkoba

Biro Humas dan Protokol BNN RI
#hidup100persen

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. : @infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel