Berita Utama

GURU BK MENJADI RELAWAN ANTI NARKOBA

Dibaca: 117 Oleh 10 Mei 2016Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNNP Gorontalo memberdayakan para guru BK (Bimbingan Konseling) untuk aktif sebagai relawan anti narkoba dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan bebas narkoba melalui program bimbingan teknis.Dalam rangka optimalisasi pemberdayaan para guru BK, maka Bidang Cegah & Dayamas (P2M) BNNP Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis Pemberdayaan di Lingkungan Pendidikan bertempat di New Rahmat Hotel, Gorontalo (04/05). Peserta kegiatan adalah 20 orang guru BK dari perwakilan SMA sederajat di Kota Gorontalo, Kab.Bone Bolango, dan Kab. Gorontalo.Upaya ini tentu sangat strategis untuk segera dilakukan mengingat saat ini narkoba menyerang segala lapisan tanpa pandang bulu. Siapapun dapat dijerat olehnya termasuk para generasi bangsa yg masih duduk di bangku sekolah. Fenomena di provinsi Gorontalo, banyak ditemukan pelajar yg menyalahgunakan narkotika jenis Benzodiazepin dan bahan adiktif lainnya, seperti Lem Ehabon dan magic mushroom.Purwoko Adi, SE selaku Kepala BNNP Gorontalo menyampaikan bahwa BNN tidak dapat bekerja sendiri. Butuh peran dan dukungan dari guru BK sebagai tangan kanan BNN dalam melaksanakan program P4GN di lingkungan sekolah.Kegiatan konseling sebagai tugas pokok dari guru BK menjadi fasilitas dalam mendeteksi adanya kecenderungan pelajar menyalahgunakan narkotika, terlebih bila pelajar sedang dalam menghadapi masalah.”Guru BK sebagai relawan anti narkoba memiliki tanggung jawab mulia dalam memantau perilaku anak didiknya, jangan sampai ada pelajar yg terlibat dalam penyalahgunaan narkotika” tegas Purwoko.Guru BK juga diberikan bekal mengenai tugas pokok dan fungsi Relawan Anti Narkoba oleh Kasie Dayamas, Ismiyati Rustam Tuna, SKM, MKes. Diharapkan para guru BK dapat bekerja optimal dalam melaksanakan perannya sebagai relawan anti narkoba di lingkungan sekolahnya.Kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan Pemberdayaan Lingkungan Pendidikan oleh Kepala Bidang P2M, Abdul Muchars Daud, SE. Ia mengatakan bahwa Pemberdayaan menjadi upaya memobilisasi seluruh elemen di lingkungan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba yang meliputi aspek pencegahan, rehabilitasi & pemberantasan.”Mari bersama menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkotika. Bersama kita bisa!” tutup Abdul Muchars. #stopnarkoba. (Christy/BNNP Gorontalo)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel