BNNP Gorontalo memberdayakan para guru BK (Bimbingan Konseling) untuk aktif sebagai relawan anti narkoba dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan bebas narkoba melalui program bimbingan teknis.Dalam rangka optimalisasi pemberdayaan para guru BK, maka Bidang Cegah & Dayamas (P2M) BNNP Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis Pemberdayaan di Lingkungan Pendidikan bertempat di New Rahmat Hotel, Gorontalo (04/05). Peserta kegiatan adalah 20 orang guru BK dari perwakilan SMA sederajat di Kota Gorontalo, Kab.Bone Bolango, dan Kab. Gorontalo.Upaya ini tentu sangat strategis untuk segera dilakukan mengingat saat ini narkoba menyerang segala lapisan tanpa pandang bulu. Siapapun dapat dijerat olehnya termasuk para generasi bangsa yg masih duduk di bangku sekolah. Fenomena di provinsi Gorontalo, banyak ditemukan pelajar yg menyalahgunakan narkotika jenis Benzodiazepin dan bahan adiktif lainnya, seperti Lem Ehabon dan magic mushroom.Purwoko Adi, SE selaku Kepala BNNP Gorontalo menyampaikan bahwa BNN tidak dapat bekerja sendiri. Butuh peran dan dukungan dari guru BK sebagai tangan kanan BNN dalam melaksanakan program P4GN di lingkungan sekolah.Kegiatan konseling sebagai tugas pokok dari guru BK menjadi fasilitas dalam mendeteksi adanya kecenderungan pelajar menyalahgunakan narkotika, terlebih bila pelajar sedang dalam menghadapi masalah.”Guru BK sebagai relawan anti narkoba memiliki tanggung jawab mulia dalam memantau perilaku anak didiknya, jangan sampai ada pelajar yg terlibat dalam penyalahgunaan narkotika” tegas Purwoko.Guru BK juga diberikan bekal mengenai tugas pokok dan fungsi Relawan Anti Narkoba oleh Kasie Dayamas, Ismiyati Rustam Tuna, SKM, MKes. Diharapkan para guru BK dapat bekerja optimal dalam melaksanakan perannya sebagai relawan anti narkoba di lingkungan sekolahnya.Kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan Pemberdayaan Lingkungan Pendidikan oleh Kepala Bidang P2M, Abdul Muchars Daud, SE. Ia mengatakan bahwa Pemberdayaan menjadi upaya memobilisasi seluruh elemen di lingkungan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba yang meliputi aspek pencegahan, rehabilitasi & pemberantasan.”Mari bersama menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkotika. Bersama kita bisa!” tutup Abdul Muchars. #stopnarkoba. (Christy/BNNP Gorontalo)
Berita Utama
GURU BK MENJADI RELAWAN ANTI NARKOBA
Terkini
-
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
BNN Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba melalui Pelatihan Konten Kreator di Kabupaten Bogor 02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
