Dalam rangka pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), BNN tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama dengan berbagai lapisan atau komponen bangsa mutlak dilakukan salah satunya dengan Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas).Potensi Bakohumas dalam upaya menangkal bahaya narkoba sangat besar mengingat bagian kehumasan di masing-masing instansi memiliki peran untuk menyampaikan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang berbagai hal termasuk bahaya narkoba kepada instansinya masing masing dan kepada masyarakat luas.Dalam rangka memperkuat partisipasi para praktisi kehumasan di setiap instansi pemerintahan, BNN melalui Bagian Humas menggelar pertemuan Bakohumas di Lido, Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/9).Dalam kesempatan ini, Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H., mengatakan masalah narkoba harus ditangani serius karena fakta saat ini prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 3,3 juta orang. Peredarannya begitu masif, terutama dari jalur laut. Sebagai salah satu contohnya, dalam 2017 saja di satu titik seperti di Selat Malaka terjadi 12 kali penyelundupan. Hal itu baru contoh dari satu titik, padahal, di negeri ini ada ribuan pelabuhan tikus yang bisa jadi celah peredaran narkoba.Di hadapan para anggota Bakohumas, Kepala BNN juga mengatakan bahwa ancaman narkoba yang perlu antisipasi serius adalah maraknya peredaran New Psychoactive Substances (NPS). Tak kurang dari 71 NPS sudah masuk menyerbu negeri ini sehingga masyarakat perlu diberikan pemahaman agar tidak terkontaminasi.Dalam menghadapi serbuan narkoba, Kepala BNN mengatakan, pihaknya tidak hanya bertahan menahan pasokan dengan cara defensive tapi juga proaktif menahan laju peredaran dari luar agar tidak masuk wilayah NKRI. Akan tetapi jika narkoba sudah masuk maka penguatan di perbatasan perlu dilakukan sekaligus dengan upaya pemberdayaan di wilayah desa untuk menjadi desa bersih narkoba. Untuk memperkuat program ini, BNN menggandeng Kementerian Desa PDTT, TNI dan Polri.Senada dengan hal ini, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Bonivasius Prasetya Ichtiarto mengatakan sinergi yang dibangun antara BNN dengan pihaknya sangat penting dalam upaya pembangunan desa bersih narkoba. “karena itulah perlu dibangun dulu desa percontohan bersinar ke depannya,” imbuh Bonny. Sementara itu Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Dunan Ismail Isja mengatakan, upaya penanggulangan narkoba harus lebih gencar dan masing masing instansi dari mulai kementerian pusat hingga ke pemda harus bergerak melakukan upaya nyata seperti yang tertuang dalam Inpres No.6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN 2018-2019.Seluruh aksi atau kegiatan P4GN nantinya harus dilaporkan kepada Presiden. Setiap instansi dapat melakukan upaya sesuai dengan bidangnya, seperti contoh Kemenpora yang sudah melakukan pemberdayaan kader pemuda anti narkoba, atau BKKBN yang memasukkan materi anti narkoba ke dalam program Genre-nya.Usai sesi panel, Para peserta Bakohumas diberikan kesempatan untuk mengunjungi Balai Besar Rehabilitasi BNN, Balai Laboratorium dan unit deteksi K-9.
Berita Utama
Gencarkan P4GN, BNN Dorong Partisipasi Bakohumas
Terkini
-
BNN TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MITRA, DORONG ASESMEN TERSTANDAR DAN RENCANA TERAPI KOMPREHENSIF 08 Sep 2026 -
LANTIK 264 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN INTEGRITAS DAN KINERJA BERDAMPAK 08 Sep 2026 -
CEGAH PENYAKIT JANTUNG KORONER, BNN GELAR SKRINING KESEHATAN PERSONEL 07 Sep 2026 -
PERKUAT KOMPETENSI SDM REHABILITASI, BNN BERIKAN PEMBEKALAN PRA UJI SERTIFIKASI BAGI CALON KONSELOR 05 Sep 2026 -
SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026 -
PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026 -
IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026
Populer
- Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar 13 Agu 2026

- 1,3 TON KETAMIN HASIL OPERASI TERPADU DI PERAIRAN KEPULAUAN RIAU DIMUSNAHKAN, SELAMATKAN LEBIH DARI ENAM JUTA JIWA 12 Agu 2026

- BNN, KEMENSOS, KEMENKES, DAN KEMENAKER SATU VISI DALAM PEMULIHAN BERKELANJUTAN 12 Agu 2026

- KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA BARU UNTAR JAGA DIRI DAN MASA DEPAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA 13 Agu 2026

- BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI, HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA YANG SEMAKIN KOMPLEKS 13 Agu 2026

- SEMARAKKAN HARI PRAMUKA KE-65, BNN HADIRI PEMBUKAAN JAMNAS XII 15 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG TAHUNAN MPR RI, TEGUHKAN KOMITMEN DUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL 15 Agu 2026
