Salah satu kegiatan yang dilakukan BNN Prov. Sulsel untuk mendiseminasikan informasi P4GN ke masyarakat yaitu dialog interaktif pada radio lokal dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman bahaya penyalahgunaan narkoba melalui media elektronik. Dialog interktif BNN Prov Sulsel bekerjasama dengan RRI Makassar pada tanggal 7 Mei 2014 jam 09.30 dengan tema Depenalisasi Penyalahgunaan Narkoba. Narasumber pada dialog interaktif tersebut yaitu Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, PR III Universitas Negeri Makassar, serta Mantan Pecandu Narkoba.Kepala BNN Prov Sulsel menjelaskan bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu dijelaskan pula tujuan depenalisasi yaitu untuk meningkatkan kecenderungan menyerahkan perbuatan tercela atau anti sosial itu kepada reaksi sosial atau tindakan medis. Hal ini terkait dengan dicanangkannya Tahun 2014 sebagai Tahun Penyelamatan Pecandu Narkoba yaitu (1)untuk mendorong pengguna narkoba dan keluarganya secara sukarela melaporkan diri kepada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk memperoleh perawatan atau rehabilitasi sehingga dapat pulih dan tidak kambuh kembali; (2)untuk mendorong aparat penegak hukum dalam memproses pengguna narkoba lebih berorientasi pada penghukuman rehabilitasi (matregal).Sehingga beliau menyarankan kepada pecandu, keluarga pecandu, tetangga pecandu narkoba supaya melapor ke BNN atau IPWL di bawah ini untuk mendapatkan rehabilitasi. IPWL yang dimaksud antara lain : BNN Prov Sulsel (Jl. Manunggal 22 Makassar), Puskesmas Kassi-Kassi (Jl. Tamalate 1 No. 43 Kel. Kassi-kasi Kec. Rappocini Makassar), Puskesmas Jongaya (Jalan A. Tonro No.37 Makassar), Puskesmas Jumpandang Baru (Jl. Ir. H. Juanda No. 1 Makassar), RSUD A.Makkasau Parepare (Jl. Nurussamawaty No.9 Pare-Pare), RS Khusus Prov. Sulsel (Jl. Lanto Dg Pasewang No. 34 Makassar), RS Bhayangkara Makassar (Jl.Andi Mappaoddang Makassar) dan RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo (Jl. Perintis Kemerdekaan Km 11 Makassar), Balai Terapi dan Rehabilitasi Baddoka Makassar, BNN Kab Tana Toraja, dan BNN Kota Palopo.
Artikel
Dialog Interaktif BNN Provinsi Sulsel di RRI Makassar dengan tema “Depenalisasi Penyalah Guna Narkobaâ€
Terkini
-
JELANG HANI 2026, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA REHABILITASI ANAK 23 Jun 2026 -
TARGETKAN PEMENUHAN SNI 100%, BNN LAKUKAN ASISTENSI BAGI LEMBAGA REHABILITASI MITRA 23 Jun 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026
