Kuningan – Memperingati keprihatinan akan korban penyalahgunaan narkoba yang berjatuhan, Bupati H. Acep Purnama bersama segenap PNS dalam lingkungan Kantor Bupati Purba Wisesa melaksanakan apel bersama dalam rangka HANI (Hari Anti Narkotika Internasional) 2017. (24/7). Hal ini berdasarkan arahan radiogram dari gubernur Provinsi Jawa Barat agar Pemerintah Kabupaten berperan aktif dalam program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).Dalam apel tersebut, Acep menyampaikan pidato dari gubernur bahwa penyalahguna narkoba di Jawa Barat cukup tinggi. Berdasarkan penelitian BNN dan Puslitkes UI tahun 2016, dari jumlah penduduk Jawa Barat sebanyak 47 juta jiwa, 850 ribu diantaranya merupakan para penyalahguna narkoba. Artinya tahun 2017, prevalensi di Jawa Barat mencapai 2,4% sementara prevalensi tingkat nasional adalah 2,2%. Dengan demikian Jawa barat berada diperingkat ke-6 secara nasional sebagai penyalahguna narkoba terbanyak.Acep menambahkan bahwa dengan tema Internasional HANI tahun ini yaitu yaitu “Listen First: Listening to Children and Youth is The First Step to Help Them Grow Healthy and Safe”. dan tema nasional Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat, Kabupaten Kuningan dengan segenap potensi yang dimiliki akan turut mendukung BNN untuk meminimalkan bahkan berkomitmen untuk menghilangkan narkoba dari bumi kota kuda ini.Diantaranya langkah yang akan bupati Acep tempuh adalah memberikan ruang kepada BNN untuk test urine bagi PNS di lingkungan Sekretariat Daerah dan akan mengambil tindakan tegas bila jajarannya ada yang main narkoba. Hal ini juga disampaikan dalam wawancara bersama wartawan didampingi oleh kepala BNNK Kuningan Edi Heryadi selepas pelaksanaan apel pagi. (NK)#stopnarkobaAspirasi Kepala BNN Untuk MPLS 2017Tingginya penyalahgunaan narkoba di tingkat pelajar yang mencapai 27% secara nasional, perlu mendapat keprihatinan dan perhatian semua elemen masyarakat. Tidak terkecuali untuk para pendidik diwilayah Kabupaten Kuningan. Kepedulian mereka terbukti dengan memasukkan materi bahaya narkoba kedalam program MPLS (Masa Pengenalan lingkungan Sekolah) dengan mengundang BNN sebagai pemateri disekolah masing-masing,Hal ini disampaikan secara langsung oleh Edi Heryadi, M.Si dikantor BNN jalan Aruji Kartawinata No.27 Kuningan. (24/7). Saya sangat apresiasi kepada kepala sekolah dan jajarannya yang telah mengundang kami dalam program MPLS minggu lalu. Antara lain Mts dan MA Husnul Khotimah, SMA Negeri 2 Kuningan, SMP Negeri 2 Kramat Mulya, SMK TMI Negeri Kuningan, SMK Negeri 1 Japara, SMK Budi Bhakti Mandirancan, MTSn 10 Kuningan, SMK Darul Ulum, SMK Bhakti Husada , dan SMP Negeri 1 Ciawi Gebang.Terhadap 10 sekolah ini Edi menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya mengundang para penyuluh BNN antara lain Novy Khusnul Khotimah, Dedi Nuryadi, dan Agus Mulya. Edi juga menghimbau kepada sekolah dan masyarakat yang memerlukan penyuluhan untuk melayangkan surat langsung ke kantor BNN jalan Aruji Kartawinata no.27. Bilamana bermaksud untuk mengadakan penyuluhan melalui para penggiat BNN agar melakukan konfirmasi berdasarkan rekomendasi dari BNN Kuningan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan yang mengatasnamakan BNN Kuningan. (NK)
Berita Utama
Bupati Kuningan Ingin Wilayahnya Bersih Dari Narkoba
Terkini
-
RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026 -
FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026 -
BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026 -
FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026 -
BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
Populer
- DEDIKASIKAN DIRI DALAM PENGABDIAN DAN PENEGAKAN HUKUM, KEPALA BNN RI RESMI MENYANDANG GELAR DOKTOR KEHORMATAN 31 Jan 2026

- KEPALA BNN RI KUKUHKAN KELOMPOK AHLI MASA BAKTI 2026-2027 27 Jan 2026

- BNN DAN PEMPROV BANGKA BELITUNG PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN 28 Jan 2026

- PERAYAAN NATAL 2025: KEPALA BNN RI AJAK INSAN BNN MAKNAI TUGAS P4GN SEBAGAI WUJUD PELAYANAN IMAN 30 Jan 2026

- KUATKAN KOLABORASI, BNN TERIMA AUDIENSI DPRD KALIMANTAN TIMUR 31 Jan 2026

- BNN DAN KOMISI YUDISIAL PERKUAT SINERGI PENANGANAN KEJAHATAN NARKOTIKA 30 Jan 2026

- GENCARKAN PROGRAM ANANDA BERSINAR, BNN FASILITASI KUNJUNGAN EDUKATIF HIGHFIELD SECONDARY SCHOOL 30 Jan 2026
