Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serdang Bedagai menggelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Yayasan Perguruan Al-Washliyah 12 Perbaungan, Rabu (29/1/2014). Sebanyak 35 pelajar ikut ambil bagian sebagai peserta dalam kegiatan ini.Ada dua materi penyuluhan yang disampaikan yakni tentang Narkoba dan Dampaknya serta Aspek Hukum Narkoba yang masing-masing disampikan oleh Heriyanto (Penyuluh BNNK Sergai) dan Ipda Zulham (Polres Sergai). Para peserta tampak antusias menyimak penjelasan yang disampaikan pemateri.Para pelajar ini jadi paham mengenai dampak buruk penyalahgunaan Narkoba terutama bagi kesehatan. Pengetahuan mereka juga bertambah terutama mengenai ketentuan-ketentuan dalam UU Narkotika yang sebelumnya tidak pernah mereka dengar.Dalam sesi diskusi terungkap, sebenarnya ada niat peserta untuk ikut memberantas peredaran gelap Narkoba tapi khawatir dengan keselamatan mereka. Salah satu peserta penyuluhan, Lingga Purnama, misalnya mengkhawatirkan keselamatannya jika melaporkan adanya penyalahgunaan Narkoba di lingkungannya. Karena itu, dia dan rekan-rekannya cenderung mendiamkan jika melihat ada gelagat penyalahgunaan Narkoba di sekitarnya.Ipda Zulham mengatakan, Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengisyaratkan peran masyarakat memang sangat dibutuhkan dalam pemberantasan peredaran Narkoba. Karena itu, sesuai dengan UU tersebut, para pelapor juga akan dilindungi oleh negara.Pasal 100 ayat 1 UU 35 Tahun 2009 menyebutkan bahwa saksi dan pelapor beserta keluarganya wajib diberikan perlindungan oleh negara dari ancaman yang membahayakan diri, jiwa dan hartanya baik sebelum maupun sesudah proses pemeriksaan perkara, ujarnya.Menurutnya, kerahasiaan pelapor juga akan sangat dijaga oleh petugas dalam mengungkap peredaran gelap Narkoba. Hanya saja, katanya, pelapor juga tidak boleh main-main dalam memberikan keterangan kepada petugas. Jangan hanya berdasarkan katanya….katanya saja, tetapi infonya harus valid, tambahnya.Kepala Seksi Pencegahan Janter Sinambela M.Si yang mewakili Kepala BNNK Sergai Luhut Mawardi Sihombing SH. MH mengatakan penyuluhan di sekolah-sekolah memang menjadi salah satu prioritas. Tujuannya tentu saja untuk mengurangi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan sekolah.Tahun ini pihaknya menargetkan penyuluhan di lingkungan sekolah sebanyak lima kali. Dari beberapa kegiatan tes urine yang dilakukan BNNK Sergai, kerap juga ditemukan ada siswa yang positif jadi penyalahguna. Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, para pelajar memiliki pengetahuan soal bahaya Narkoba sehingga mampu menghindari penyalahgunaannya dalam kehidupan sehari-hari, tegasnya. (EIG)
Artikel
BNNK Sergai Menggelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Al-Washliyah Perbaungan
Terkini
-
KEPALA BNN RI HADIRI PEMBUKAAN RAKENIS RESKRIM POLRI 2026 07 Mei 2026 -
DIES NATALIS BPD JADI MOMENTUM KOMITMEN PERANGI NARKOBA DI DESA 07 Mei 2026 -
RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN 06 Mei 2026 -
BNN DAN UNIVERSITAS PANCASILA PERKUAT KOLABORASI STRATEGIS MENUJU KAMPUS BERSINAR 05 Mei 2026 -
AKHIRI PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, KEPALA BNN RI DORONG GENERASI MUDA HIDUP SEHAT 04 Mei 2026 -
LAGA ANTAR K/L DALAM PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, BUKTI NYATA SINERGITAS DUKUNG P4GN 04 Mei 2026 -
PEMAIN INTERNASIONAL MERIAHKAN HARI KEDUA PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026 03 Mei 2026
Populer
- BNN-BNPT PERKUAT KOORDINASI, ANTISIPASI ANCAMAN NARKOTIKA DAN TERORISME 09 Apr 2026

- BNN DAN BPOM SEPAKAT PERBARUI KERJA SAMA HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 12 Apr 2026

- PERLUAS JANGKAUAN LAYANAN, BNN SINERGIKAN FASILITATOR P4GN DAN POSBANKUM KEMENKUM 09 Apr 2026

- HADIRI TAKLIMAT PRESIDEN, BNN PERKUAT SINERGI DALAM KEBIJAKAN STRATEGIS NASIONAL 09 Apr 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN IMIPAS OPTIMALKAN SINERGI P4GN 09 Apr 2026

- BNN DAN BSSN BANGUN KEKUATAN BERSAMA, TANGKAL KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG SIBER 10 Apr 2026

- BNN MENANG TELAK PRAPERADILAN KASUS TPPU 40 KG SABU JARINGAN MALAYSIA DI PN BATAM 10 Apr 2026
