Skip to main content
Berita Utama

BNNK Ciamis Gelar Seni Budaya Masyarakat Anti Narkoba, Sambut Hari Jadi Ciamis dan Hari Anti Narkotika Internasional

Oleh 18 Jun 2012Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Generasi muda Ciamis masih cukup peduli dengan warisan budaya nenek moyangnya. Mereka tak segan ataupun malu untuk mengaktualisasikan dirinya melalui budaya Sunda yang semakin lama semakin pudar. Melalui seni budaya Jawa Barat seperti tari, pencak silat, anak-anak muda kreatif Ciamis mengajak masyarakat, khususnya anak muda tatar galuh Ciamis untuk jauh Narkoba. Kegiatan yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis ini, mendapat apresiasi yang positif dari warga yang hadir.Kegiatan ini boleh dibilang meriah, karena tak kurang dari 1.000 orang memadati kawasan alun-alun Ciamis, untuk menikmati sajian penampilan seni dan tradisi Jawa Barat bertema anti Narkoba. Menurut Deny Setiawan, Kepala Seksi Pencegahan BNNK Ciamis, pergelaran budaya ini merupakan salah satu kegiatan BNNK Ciamis dalam bidang pencegahan, dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2012, sekaligus memeriahkan hari jadi Kabupaten Ciamis yang ke 370.Sebagai pewaris Kerajaan Galuh dan Ciamis yang mendapat julukan Kota Manis, kita Kota Ciamis menjadi kota yang melanjutkan kharisma Kejayaan Galuh yang dikenal aman, damai, subur, dan Agamis sehingga kehidupan rakyatnya sejahtera dan jauh dari penyalahgunaan Narkoba, ujar Deni.Deni selaku penanggung jawab kegiatan ini juga menambahkan, bahwa Ciamis juga harus menjadi sebagai kota yang bersih, indah, dan sehat, sehingga siapapun yang menjadi warga Kabupaten Ciamis akan merasa at home atau betah dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.Kegiatan pergelaran seni dan budaya anti Narkoba ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Barat, Drs. Jairusi, M.Si. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar anti Narkoba, dan disusul dengan penyematan pin Indonesia Bebas Narkoba 2015 pada sejumlah pemuda.Dalam sambutannya, Kabid Brantas mengatakan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba sudah sangat meresahkan seluruh kalangan. Jairusi menegaskan bahwa berdasarkan Hasil Survei Badan Narkotika Nasional dan Universitas Indonesia pada Tahun 2012, 2,24% dari total jumlah 43 juta penduduk Jawa Barat dari usia 10 s.d. 60 tahun atau sekitar 960.000 orang sudah pernah menyalahgunakan Narkoba. Dari jumlah total tersebut di atas sebanyak 43,7% adalah generasi muda.Jika hal ini didiamkan terus menerus maka negara ini akan mengalami loss generation, jadi apakah kita akan diam saja?, himbau Jairusi di hadapan seribuan anak muda Ciamis.Bahaya penyalahgunaan Narkoba yang kian mengkhawatirkan ini butuh penanganan yang luar biasa, termasuk partisipasi dari masyarakat. Jairusi pun menghimbau agar warga tatar galuh Ciamis dapat menyebarluaskan informasi tentang bahaya Narkoba pada orang lain, sehingga muncul kesadaran bersama untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.Ia berpesan pada masyarakat agar tak bosan-bosan untuk menghadiri kegiatan sosialisasi tentang Narkoba sehingga wawasan mengenai Narkoba menjadi semakin luas, sehingga mampu menyebarluaskan informasi bahaya penyalahgunaan Narkoba pada kalangan lainnya.Selain warga Ciamis, beberapa pejabat juga berkenan hadir untuk menikmati pergelaran seni budaya ini seperti Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ciamis, para Kepala SKPD, pejabat di lingkungan TNI dan Polri, serta beberapa organisasi pemuda dari kawasan Ciamis dan sekitarnya. (Hendi BNNK Ciamis/BK)

Baca juga:  BNNP Sulsel Tes Urine Lingkup Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel