BNN melaksanakan uji Narkoba melalui metode tes rambut kepada 40 pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN), di auditorium lantai 2 gedung BKN, Selasa (8/5). Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.Dalam momen ulang tahun BKN yang ke-64, Edi Sujitno, Sekretaris Jenderal BKN, menyambut baik kegiatan uji Narkoba dengan metode uji rambut ini. Kedepannya, Edi berharap agar seluruh pegawai BKN yang mencapai 3000 orang ini bisa diuji Narkoba.Dengan pelaksanaan tes rambut ini, Sekjen BKN ini menginginkan agar para pegawai BKN lebih waspada akan bahaya penyalahgunaan Narkoba. Selain itu, para pegawai BKN juga bisa menyampaikan informasi bahaya Narkoba di lingkungannya masing-masing, terutama di lingkungan keluarganya.Saat disinggung mengenai banyaknya pegawai di jajaran pemerintahan yang terlibat masalah Narkoba, Edi menegaskan bahwa penting sekali bagi setiap individu Pegawai Negeri Sipil agar membentengi diri atau menguatkan daya imunitasnya, dari bujukan atau pengaruh orang lain yang dapat menjerumuskan ke dalam penyalahgunaan Narkoba.Edi juga berpesan di depan jajarannya, agar setiap personel di lingkungan BKN, dapat menjaga dirinya tetap bersih dari Narkoba, karena hal ini sama pentingnya dengan Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3). Oleh karena itu, Edi memandang bahwa uji Narkoba harus dijadikan syarat mutlak dalam penilaian masing-masing personel di BKN, selain DP3.Jangan hanya fokus masalah DP3, akan tetapi uji Narkoba juga sepertinya mutlak diperlukan dalam menilai kredibilitas seseorang, ujar Edi di hadapan puluhan pegawai BKN.Usai pelaksanan uji rambut, BNN menggelar sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan Narkoba. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari para peserta yang hadir. Dalam sosialisasi ini para peserta cukup aktif sehingga komunikasi dua arah pun terjalin dengan baik.Beberapa peserta bahkan memberikan dukungan pada BNN untuk senantiasa melaksanakan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara konsisten dan terpadu, sehingga komponen masyarakat termasuk pegawai pemerintahan dapat terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Kegiatan tes rambut ini dihadiri oleh para pegawai BKN yang berasal dari beberapa satuan kerja, mulai dari jajaran Eselon 2 hingga staf. (BK & JEF)
Berita Utama
BNN Uji Narkoba Pegawai BKN
Terkini
-
BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026 -
BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026 -
KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026 -
BNN SUSUN PERATURAN PEMBERLAKUAN WAJIB SNI LAYANAN REHABILITASI NAPZA 20 Mei 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH 20 Mei 2026 -
PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118, BNN TEGASKAN KOMITMEN MELINDUNGI TUNAS BANGSA 20 Mei 2026 -
SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
Populer
- BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026

- INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNASIONAL PADA CPDAP NATIONAL SECRETARIAT MEETING TAHUN 2026 BAHAS PENGUATAN KERJA SAMA PENANGGULANGAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026

- LANTIK 214 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 27 Apr 2026

- BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026

- BNN TERIMA AUDIENSI DAN STUDI TIRU LPSK, PERKUAT SINERGI PELAYANAN PUBLIK 28 Apr 2026
