Berita Utama

BNN-UIN Raden Intan Lampung Bersinergi Untuk Proteksi Bonus Demografi

Oleh 30 Okt 2018 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Pemberdayaan peran elemen perguruan tinggi dalam aspek pencegahan maupun pemberantasan narkoba adalah langkah penting yang harus terus dikembangkan . Langkah ini merupakan salah satu upaya proteksi dini untuk menjaga bonus demografi generasi muda tetap tangguh dan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sebagai bentuk nyata dari upaya tersebut, BNN bersama dengan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menjalin kerja sama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), yang diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman. Adapun nota kesepahaman tersebut secara langsung ditandatangani oleh Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H dengan Rektor UIN, Prof. Dr. Moh. Mukri, M.Ag. di aula lantai 3 UIN, Lampung, Selasa (30/10/2018). Dalam kesempatan ini, Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H. mengatakan bahwa di masa yang akan datang, Indonesia semakin bersaing dengan negara-negara lain sehingga generasi muda pada umumnya dan para mahasiswa yang ada di UIN khususnya, diharapkan bisa menjadi bagian dari bonus demografi yang unggul dan bersih dari narkoba. Terkait dengan kerja sama ini, Kepala BNN berharap agar komitmen UIN dalam upaya P4GN tetap tinggi. Beberapa hal bisa dilakukan untuk upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba, seperti melakukan tes urine saat menjaring mahasiswa baru. Selain itu pula, Kepala BNN juga meminta agar mahasiswa semakin waspada karena peredaran narkoba semakin berkembang. Banyak narkoba jenis baru bermunculan, hal ini bisa terjadi karena kelicikan sindikat yang memiliki laboratorium sendiri dan dapat memproduksi narkoba-narkoba jenis baru atau yang dikenal dengan New Psychoactive Substances (NPS). Senada dengan hal tersebut, Rektor UIN, Prof. Dr. Moh. Mukri, M.Ag. mengatakan bahwa komitmen kampusnya dalam menangkal ancaman narkoba sangat tinggi. Selain tes urine, kampus ini akan memberdayakan para penggiat anti narkoba untuk berperan melakukan upaya-apaya P4GN di lingkungan kampus. Terkait upaya pencegahan narkoba, kampus UIN sudah terlebih dahulu mendesain kampusnya sebagai kampus yang bersih dari rokok. Menurut Rektor, rokok adalah gerbang pintu masuk narkoba, sehingga di kampusnya tidak diperkenankan civitas akademika merokok di lingkungan kampus UIN. Mengakhiri sambutannya, Rektor UIN mengatakan bahwa perjuangan melawan narkoba bukan hanya sebatas tugas negara, akan tetapi sebagai bentuk perwujudan kebaikan untuk mencari ridho Allah SWT.

Baca juga:  RAPAT KOORDINASI PENGISIAN FORMULIR D INCB

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel