Skip to main content
Berita SatkerBidang Pemberdayaan MasyarakatFoto

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

Oleh 07 Des 2022Desember 12th, 2022Tidak ada komentar
BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Jayapura, Direktorat Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI laksanakan Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua bertempat di Ruang Rapat BNNP Papua, Ruang Rapat BNNK Jayapura, Gedung Poltekbang Jayapura, Jayapura, Selasa-Rabu (6-7 Desember 2022).

Pointers kegiatan di Kantor BNNP Papua

1. Kegiatan dibuka oleh Kepala BNNP Papua, Drs. rahmat Hidayat, dihadiri oleh koordinator P2M, Kasman, M.Pd, Kabid Brantas, Ramon Sinaga, koordinator rehabilitasi, Kepala BNNK Mimika, dan staf di lingkungan BNNP Papua.
2. Pada Sambutan oleh Kepala BNNP Papua, disampaikan bahwa Papua termasuk wilayah yang jarang dikunjungi oleh karena itu Kepala BNNP menyambut baik kehadiran Deputi Dayamas di Papua.
3. Laporan pelaksanaan kegiatan bidang Dayamas oleh Koordinator P2M disampaikan bahwa anggaran sudah terserap sebanyak 99%. Target kawasan rawan sebanyak 1 kawasan terealisasi menjadi 2 kawasan karena bantuan dari CSR. IKP tercapai 3,23 dengan kategori mandiri, dan pelaksanaan tes urine deteksi dini kepada 3.608 orang.
4. Arahan Deputi Dayamas disampaikan bahwa terdapat 8.691 kawasan rawan seluruh Indonesia yang sedang menjadi lokus kerja Dayamas, cegah, dan rehabilitasi. Masalah BNN hanya 1 saja, hanya narkotika, tidak seperti polisi. Banyak peran BNN yang dapat kita ambil, diawali dengan hal yang sederhana menjadi irup di sekolah-sekolah, lakukan kampanye, pelaksanaan tes urine, pembentukan satgas anti narkotika, membentuk penggiat di kampus-kampus. Pelaksana Dayamas harus lincah menjemput bola dalam melaksanakan pendekatan kepada pemerintah daerah, karena anggaran terbatas kita harus mengejar bola. Dorong agar Gubernur mengeluarkan program kerja tentang narkotika, pangdam mengeluarkan maklumat tentang narkoba, sampai ketua MUI mendukung upaya penanggulangan narkoba. Terdapat 36 kawasan rawan di Papua, pilih beberapa untuk dikerjakan bersama-sama dengan cegah, Brantas, dan rehabilitasi. Prioritaskan kawasannya agar hasil memuaskan. Sinergikan program desa bersinar, IBM, dan penangkapan. Capaian anggaran sudah 99%. Dayamas sudah bekerja sama dengan PLN, Pelindo, Timah, dan Bintang Toedjoe.
5. Arahan tim monev, agar seluruh capaian dapat dilaporkan ke dalam aplikasi baik itu SIN, maupun monevgar agar pelaksanaan kegiatan terdata dan terdokumentasikan dengan baik. Catatan dalam pelaksanaan kotan, perlu adanya pengorganisasian. Sesuai dengan pengaturan yang diatur dalam Permendagri no 12 tahun 2019 tentang fasilitasi P4GN, maka perlu diroganisir pelaksanaan P4GN oleh tim terpadu. Namun pelaksanaannya juga harus diorganisir dalam lingkup yang lebih kecil juga. Terdapat hal-hal yang penting dalam pelaksanaan KOTAN, antara lain adanya regulasi, baik dalam perda tk I maupun TK II. Setelah regulasi perlu dibentuk tim pelaksananya, dalam hal ini, tim terpadu. Setelah itu perlu adanya RAD sebagai bentuk implementasi pelaksanaan KOTAN. Tidak hanya sampai di situ namun juga perlu adanya deklarasi, sebagai bentuk pernyataan resmi kepala daerah akan perang terhadap narkoba. Perlu adanya fasilitasi dari pemerintah daerah terkait sarana dan prasarana rehabilitasi, juga ruang-ruang publik sebagai wadah kegiatan yang bermanfaat agar menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba.

Baca juga:  Kunjungan Kerja Ke Kaltim, Kepala BNN Agendakan Penguatan Upaya P4GN dan Sinergi Para Pemangku Kepentingan

Pointers kegiatan di Kantor BNN Kabupaten Jayapura

1. Diterima oleh Kepala BNNK Jayapura, Bapak Arianto, S.Pd, M.Pd, dan jajaran BNNK Jayapura didampingi kepala BNNP bersama jajaran.
2. Sambutan kepala BNNK Jayapura, semua kegiatan berjalan dengan capaian dengan realisasi capaian target 100%. Personel hanya 28 orang, gabungan dengan tenaga kontrak. Namun dengan bekerja sama upaya teman-teman dapat mendukung kinerja program. Kepala BNNK mohon arahan agar pelaksanaan tahun ke depan semakin baik.
3. Arahan deputi Dayamas, akan disampaikan ke Sekretaris Utama BNN, bahwa tenaga kontrak memiliki kompetensi yang baik sehingga bisa diajukan menjadi pegawai tetap. Saya berterima kasih dengan sambutan yang luar biasa. Jaga kekompakan antar pegawai. Masalah narkoba merupakan tanggung jawab kita. Jangan sampai kita tidak dipercaya dalam penanganan masalah narkoba.
4. Di deputi Dayamas, permasalahan yang kita hadapi, kita bekerja sama dengan Pemda tapi hasilnya tidak sesuai. Gayo lues menanam tanaman kopi yang telah disesuaikan dengan kualitas pasar. Hal ini berkat koordinasi dengan deputi Dayamas dengan perusahaan distributor. Dana CSR PT Bintang Toedjoe siap mendukung pemberdayaan masyarakat anti narkoba sampai tingkat BNNK. Penanganan masalah ganja tidak hanya pengetahuan dan lifeskill saja, namun harus menyiapkan pasar yang siap menerima hasil produksi alih fungsi.
5. Kendala dalam pengisian kuisioner karena link terbatas, sedangkan anggaran untuk pembagian kuesioner ikotan sangat terbatas.

Baca juga:  45th MEETING OF HONLAP : Upaya Indonesia Dalam Pengawasan Prekursor Narkotika, Dibahas Di HONLAP

 

Pointers kegiatan di Gedung Poltekbang Jayapura

1. Kegiatan monev dilaksanakan di Politeknik Penerbangan Jayapura sebagai perwakilan dari lingkungan pendidikan yang berperan sebagai agen pembangunan yang mendukung pelaksanaan KOTAN.

2. Pada kegiatan tersebut kehadiran Deputi Dayamas disambut dengan baik oleh Direktur Poltekbang Jayapura, Ir. Musri Kona, ST, MM. Tr.

3. Pada sambutannya Direktur Poktekbang Jayapura menyampaikan bahwa upaya P4GN telah dilaksanakan secara rutin, baik dalam bentuk sosialisasi, penggiat P4GN, deteksi dini tes urine, hingga pemberian fasilitas untuk pelaksanaan lifeskill bagi masyarakat binaan di kawasan rawan dan penerima program pasca rehab. Hal ini diperkuat dengan ditandatanganinya PKS antara Pikiteknik Penerbangan Jayapura dengan BNNP Papua.

4. Penandatanganan PKS tersebut disaksikan secara langsung oleh Deputi Dayamas.

5. Dalam kesempatan yang sama, Deputi Dayamas menyampaikan arahannya kepada taruna dan taruni penerbangan yang turut hadir untuk dapat meningkatkan kewaspadaan diri akan bahaya narkoba dan menjadi teladan dengan berprestasi dengan mengusung hidup sehat dan bahagia tanpa narkoba.

Baca juga:  Inner City Management Kembali Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine karyawan di Salah Satu Apartemen Kelolaanya

6. Deputi Dayamas juga meninjau pelatihan lifeskill keterampilan listrik yang diberikan kepada masyarakat binaan kawasan rawan dan pasca rehab di fasilitas pelatihan yang dimiliki oleh Poltekbang Jayapura, dalam kesempatan ini Deputi Pemberdayaan Masyarakat menyampaikan akan berkolaborasi dalam melakukan pembinaan pada kawasan rawan narkoba dengan melakukan kegiatan pemberdayaan alternatif melalui life skill pada kawasan rawan narkoba di Papua pada tahun anggaran 2023.

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

BNN RI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Provinsi Papua

DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BNN RI

#SpeedUpNeverLetUp
#WarOnDrugs
#IndonesiaBersinar

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel