Skip to main content
UnggulanBerita UtamaSekretariat Utama

BNN Resmikan Desa Wisata Edukatif Bersinar Pertama di Indonesia

Dibaca: 29 Oleh 26 Nov 2021Tidak ada komentar
whatsapp image 2021 11 26 at 1.53.46 pm
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Bali, Bali merupakan destinasi wisata internasional, tetapi tidak boleh dijadikan sebagai tempat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut diungkapkan Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose saat memberikan sambutan pada peresmian desa wisata edukatif bersih narkoba (Bersinar) di Denpasar Bali, Jumat (26/11).

Desa wisata edukatif Bersinar yang digagas oleh BNN Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar ini adalah yang pertama di Indonesia. Keberadaan desa edukatif Bersinar ini merupakan bentuk soft power approach yang dilakukan BNN dengan bersinergi bersama pemerintah daerah sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi P4GN.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Walikota Denpasar dan jajaran Forkompimda Kota Denpasar yang telah memperlihatkan dukungan serius dalam upaya war on drugs yang merupakan manifestasi atau perwujudan melindungi warganya dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Dr. Petrus Reinhard Golose.

Selanjutnya ia berharap adanya desa wisata edukatif Bersinar ini mampu menjadi salah satu jalan dalam mengantisipasi dijadikannya Bali sebagai tempat rekreasional penyalahgunaan narkoba. Hal ini mengingat Bali yang sudah mulai kembali ramai oleh wisatawan.

Baca juga:  BNNK Karo Gandeng Kementerian Agama Karo Jadi Agen Anti Narkoba

“Saya tegaskan untuk zero tolerance terhadap peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, kita tidak boleh memberikan sedikit pun ruang kepada sindikat narkotika untuk menjalankan bisnisnya di pulau Bali,” imbuh Jenderal bintang tiga tersebut.

Selain meresmikan desa wisata edukatif Bersinar dalam kesempatan tersebut Kepala BNN RI juga melantik 35 relawan anti narkoba yang diberi nama prajuru reksa gragita (PRG). Berbeda dengan relawan anti narkoba pada umumnya, PRG menggunakan pendekatan kearifan lokal masing-masing desa adat karena setiap desa memiliki karakteristik yang berbeda.

“Saya berharap jangan hanya berhenti pada seremonial pelantikan saja, tetapi juga dapat menunjukan kontribusi secara nyata, silahkan selanjutnya untuk berkoordinasi dengan tim BNN Provinsi maupun BNN pusat,” ungkap Kepala BNN.

Dr. Petrus Reinhard Golose berharap melalui berbagai upaya pencegahan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika seperti desa wisata edukatif bersinar dan relawan PRG dapat menekan bahkan menghilangkan kejahatan narkoba dari pulau dewata. (ARM)

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. : @infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

Baca juga:  PENANDATANGAN NOTA KESEPAKATAN ANTARA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) DENGAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN(PPATK)

#WarOnDrugs
#IndonesiaBersinar

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel