Skip to main content
Siaran Pers

BNN-PELNI : SEPAKAT BRANTAS NARKOBA JALUR LAUT

Oleh 11 Mei 2016Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

altBadan Narkotika Nasional (BNN) menjalin kerjasama dengan PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dibidang transportasi laut. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Pusat Pelni, Jl. Gajah Mada No. 14, Jakarta Pusat, Rabu (5/10). Dilakukannya penandatanganan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama terkait upaya P4GN sesuai kompetensi yang dimiliki masing-masing pihak. (*)Negeri Nyiur yang elok, menjadi sebutan Indonesia kini sebagai salah satu Negara maritim terbesar di dunia. Julukan tersebut sangat layak disematkan, mengingat Indonesia memiliki 17.504 pulau yang terbentang membentuk gugusan dari Sabang hingga Merauke. Wisata bawah laut yang kini sedang marak, menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi favorit para wisatawan. Mobilitas transportasi jalur laut pun semakin tinggi. Kapal laut menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat untuk dapat menyambangi pulau-pulau di Indonesia. Baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ataupun hanya sekedar berlibur ke suatu tempat.Selaku institusi yang bertugas mencegah adanya tindak pidana Narkotika, BNN merasa hal tersebut perlu menjadi perhatian. Banyaknya pelabuhan-pelabuhan kecil di Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai sasaran empuk sindikat Narkotika Internasional. Banyak kasus kejahatan narkoba yang menggunakan transportasi laut sebagai alternative jalur penyelundupan. Pertahanan Indonesia menjadi lemah, ketika pelabuhan-pelabuhan kecil yang letaknya terluar dari Indonesia tidak memiliki pengawasan yang ketat terhadap penyelundupan Narkoba. Untuk itu, BNN mengajak seluruh institusi terkait untuk turut bekerjasama melakukan pengawasan terhadap tindak pidana Narkotika di Laut. Salah satu upaya yang dilakukan BNN adalah bekerja sama dengan Pelni, salah satu maskapai pelayaran terbesar di Indonesia. Saat ini Pelni mengoperasikan 25 unit kapal penumpang dan tiga unit kapal barang. Rute pelayanannya tidak hanya meliputi pulau besar, tetapi juga pulau-pulau kecil terluar di Indonesia. Kapal Pelni menyinggahi 92 pelabuhan yang tersebar diseluruh Indonesia. Ruang lingkup kerjasama yang disepakati meliputi aktifitas diseminasi informasi dan advokasi terkait P4GN, peningkatan peran serta Pelni sebagai penggiat anti Narkoba, serta pelaksanaan tes/uji Narkoba di lingkungan Pelni.Dibidang pemberantasan, kedua pihak sepakat akan melakukan kerjasama pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang yang dicurigai menggunakan jalur pelayaran. Pihak Pelni juga akan melakukan deteksi dini terhadap upaya peredaran gelap dan penyelundupan Narkoba, dan keduanya sepakat akan menggelar operasi bersama terkait upaya P4GN di atas kapal milik Pelni.Dilakukannya kerjasama ini merupakan wujud bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. #stopnarkobaB/PR-30/V/2016/Humas

Baca juga:  SATUKAN SUARA, BNN GELAR RAPIMNAS 2019

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel