Sesuai amanah Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memusnahkan barang bukti hasil peredaran gelap Narkoba yang berhasil disita dari akhir April hingga awal Mei 2015 pada hari Kamis (28/5) di kantor pusat BNN, Cawang, Jakarta Timur. Barang bukti yang akan di musnahkan antara lain 37.798,1 gram sabu, 578.648 butir ekstasi, 3.287,91 gram bahan prekursor, 38.084 ml cairan prekursor, dan 4 lembar DOC. Dimana sebelumnya telah disisihkan sebanyak 80,80 gram sabu, 1.352 butir ekstasi, 61,97 gram bahan prekursor, 169 ml cairan prekursor, dan 1 lembar DOC guna penyelidikan dan pembuktian perkara di persidangan. Adapun total dari barang bukti yang berhasil diamankan BNN sebelumnya yakni sabu-sabu sebanyak 37.878,90 gram, ekstasi sebanyak 580.000 butir, bahan precursor 3.346,56 ml, cairan precursor 38.253,0 ml, dan DOC sebanyak 5 lembar.Kasus pertama adalah kasus dengan tersangka berinisial MU dan SU. Keduanya diamankan petugas BNN dengan barang bukti bahan-bahan prekursor pada hari Jumat (24/4) sekitar pukul 13.00 WIB di kabupaten Aceh Tamiang. Dan atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka dikenakan pasal 113 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) subside pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1), dan pasal 129 huruf a dan c UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kasus kedua merupakan kasus dengan tersangka atas inisial EB yang ditangkap karena memproduksi Narkoba golongan I jenis sabu. Tersangka EB ditangkap pada hari Jumat (24/4) sekitar pukul 24.00 WIB. Tersangka diamankan petugas karena keterlibatannya sebagai juru masak dalam mebuat sabu di Jl. Letjend Djamin Ginting KM 8,7 Padang Bulan, Medan. Berdasarkan kasus yang menyeretnya tersangka EB dikenakan pasal 113 ayat (1) Jo pasal 132 sub pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 dan pasal 129 huruf a dan c UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kasus ketiga serupa dengan kasus-kasus sebelumnya, yakni tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan prekursor Narkotika. Dalam kasus ini petugas menetapkan 2 orang tersangka dengan inisial NI dan SA. Ketiganya ditangkap di sebuah rumah susun kapuk muara blok B lantai 3 No. 14 Rt.002/Rw.009, Kel. Kapuk Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara pada hari Senin (27/4). Atas perbuatannya kedua tersangka terjerat pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kasus keempat adalah kasus tersangka berinisial RU dan AD dengan barang bukti sabu seberat + 3109 gram yang berhasil ditangkap petugas pada hari Senin (27/4) sesaat setelah tersangka melakukan transaksi Narkoba di Jl. Kelapa Gading Nias (samping SPBU Kelapa Gading), Jakarta Utara. Sama dengan kasus sebelumnya para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kasus kelima merupakan kasus peredaran gelap Narkoba dengan barang bukti sebanyak 12.290 gram sabu yang disisipkan ke dalam kotak DVD. Tak seperti kasus-kasus sebelumnya, kali ini tersangkanya adalah dua orang wanita dengan inisial SG dan AS. Keduanya tertangkap di daerah Hayam Wuruk (8/5) saat membawa beberapa kardus yang berisi DVD sabu tersebut dengan menggunakan bajaj. Kedua tersangka selanjutnya diamankan petugas dan dijerat dengan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1), pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kasus keenam yakni kasus tangkap tangan yang dilakukan petugas BNN kepada tiga orang tersangka dengan inisial SI, AI, dan AJ yang sedang melakukan transaksi Narkoba pada hari Jumat (8/5) di Jl. Gagak Hitam sebrang loket CV. Pelangi Kec. Sunggal, Medan, Sumatera Utara. Dari kasus ini petugas berhasil menyita 40 bungkus kemasan berisi kristal jenis sabu sebanyak 21.830 gram dan ekstasi sebanyak 100.000 butir. Atas perbuatannya para tersangka terjerat pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.Kasus ketujuh yang merupakan kasus terakhir dalam pemusnahan barang bukti kali ini adalah kasus dengan tersangka berinisial ER, AM, TU, dan Z. Keempatnya ditangkap di Kampung Terang Bulan Mangga-Mangga, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (9/5) dengan barang bukti ekstasi sebanyak 480.000 butir. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Siaran Pers
BNN Musnahkan Puluhan Ribu Sabu, Ratusan Ribu Butir Ekstasi, dan Puluhan Ribu Bahan Prekursor
Terkini
-
BNN RI MUSNAHKAN BARANG BUKTI 12 KASUS NARKOTIKA, 25 TERSANGKA DIAMANKAN 23 Sep 2026 -
BNN JALANI PEMERIKSAAN KINERJA BPK, KAWAL OPTIMALISASI LAYANAN REHABILITASI 23 Sep 2026 -
BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 22 Sep 2026 -
BNN GELAR PENINGKATAN KOMPETENSI PETUGAS LRKM UNTUK PERKUAT STANDAR LAYANAN REHABILITASI 22 Sep 2026 -
BNN RESMI BUKA REFRESHER TRAINING PETUGAS PENDAMPING IBM 2026: DORONG PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN HINGGA TINGKAT DESA/KELURAHAN 21 Sep 2026 -
KEPALA BNN RI BERIKAN KULIAH UMUM DAN TEKEN MOU DI PKKMB UNIVERSITAS PANCASILA 18 Sep 2026 -
GARUDA BERSINAR, KAWAL KEBERLANJUTAN PROSES PEMULIHAN 17 Sep 2026
Populer
- KEPALA BNN RI: MAHASISWA HARUS JADI AGEN PERUBAHAN LAWAN NARKOTIKA 26 Agu 2026

- IKR 2026 DORONG TRANSFORMASI LAYANAN REHABILITASI BERBASIS KETERPULIHAN 27 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI PELUNCURAN NATIONAL RISK ASSESSMENT (NRA) 2026 27 Agu 2026

- BNN HADIRI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H TINGKAT NASIONAL 27 Agu 2026

- SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026

- PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026

- IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026
