Siaran Pers

BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI HASIL PENGUNGKAPAN ENAM KASUS NARKOTIKA

Dibaca: 59 Oleh 26 Jul 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

JAKARTA (26/7) – SEBAGAI BENTUK IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG RI NO.35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA, PASAL 75 K, YANG MENERANGKAN BAHWA BARANG BUKTI TINDAK PIDANA NARKOTIKA HARUS DIMUSNAHKAN SETELAH MENDAPATKAN KETETAPAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI DARI KEJAKSAAN NEGERI SETEMPAT, HARI INI, BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) MEMUSNAHKAN BARANG BUKTI BERUPA 6.478,11 GRAM SABU, 355,2 GRAM GANJA, 16,1 GRAM (62 BUTIR) EKSTASI, 13.550 ML CAIRAN NARKOTIKA, 52.420 CAIRAN PSEDUOFRINE, SERTA 32,58 GRAM (80 BUTIR) TABLET NON NARKOTIKA. JUMLAH BARANG BUKTI YANG BERHASIL DISITA SEBELUMNYA ADALAH SEBANYAK 6.652,53 GRAM SABU, 366,02 GRAM GANJA, 18 GRAM (68 BUTIR) EKSTASI, 13.620 ML CAIRAN NARKOTIKA, 52.580 ML CAIRAN PSEDUOFRINE, DAN 36,61 GRAM (90 BUTIR) TABLET NON NARKOTIKA. GUNA KEPERLUAN LABORATORIUM DAN PEMBUKTIAN PERKARA, BNN MENYISIHKAN 174,42 GRAM SABU, 10,82 GRAM GANJA, 1,9 GRAM (6 BUTIR) EKSTASI, 70 ML CAIRAN NARKOTIKA, 160 ML CAIRAN PSEDUOFRINE, DAN 4,03 GRAM (10 BUTIR) TABLET NON NARKOTIKA.SELURUH BARANG BUKTI TERSEBUT MERUPAKAN HASIL DARI PENGUNGKAPAN 6 (ENAM) KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA DENGAN URAIAN KRONOLOGIS SEBAGAI BERIKUT :I. KASUS PABRIK GELAP NARKOBA RUMAHAN DI CIMAHI (LKN/ 91 – INTD/VII/2013/BNN)BNN BERHASIL MENGUNGKAP SEBUAH PABRIK GELAP NARKOBA (CLANDESTINE LABORATORIUM) YANG MEMPRODUKSI SABU DI PERUMAHAN SENTRA DUTA, BLOK K5 NOMOR 16 A, SUKAJADI, CIMAHI-JAWA BARAT, MINGGU (30/6). DI TEMPAT KEJADIAN PERKARA PETUGAS BNN MENGAMANKAN YL DAN ISTRINYA SERTA BEBERAPA BARANG BUKTI ANTARA LAIN :· NARKOTIKA JENIS SABU, SEBERAT 55,9 GRAM· ZAT KIMIA BERUPA IODINE, RED POSFOR, ASETON, TOLUENE, ALKOHOL, METHANOL, ASAM SULFAT, GARAM, SODA API, HCL, DAN PSEUDO EFEDRIN.· SEPERANGKAT ALAT MASAK/PEMBUAT NARKOBA, YAITU KOMPOR PEMANAS ELEMEN, VAKUM, DRUM, DANDANG, KOMPOR GAS, TABUNG LABU,GELAS DARI FIBER GLASS, TABUNG KACA DAN KONDENSOR. SEBELUMNYA YL PERNAH TERLIBAT DALAM KASUS PRODUKSI EKSTASI DENGAN VONIS 12 TAHUN. SETELAH MENJALANI HUKUMAN 7 TAHUN PENJARA, YL DIBEBASKAN DAN KEMBALI MEMPRODUKSI BARANG TERLARANG TERSEBUT. ATAS PERBUATANNYA, TERSANGKA DIANCAM DENGAN PASAL 114 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 113 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 112 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 129 JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 137 HURUF (A) DAN HURUF (B) UNDANG-UNDANG RI NO.35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA MATI. II. JARINGAN BANJARMASIN (LKN/ 13 – INTD/VII/2013/BNN)BNN BEKERJA SAMA DENGAN BNN PROVINSI (BNNP) KALIMANTAN SELATAN MENGAMANKAN SEORANG PRIA BERINISIAL RJ SAAT HENDAK MELAKUKAN TRANSAKSI NARKOBA DENGAN SEORANG KURIR BERINISIAL HP. RJ DITANGKAP DI JL. ADHYAKSA, BANJARMASIN UTARA, JUMAT (5/7), DENGAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 54,79 GRAM. SEDANGKAN HP DITANGKAP DI RUMAHNYA DI BANUA ANYAR, JL. P. HIDAYATULLAH BANJARMASIN. PETUGAS MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DI RUMAH KONTRAKAN RJ, DI JL. JAHRI SALEH, BANJARMASIN DAN MENEMUKAN BARANG BUKTI LAIN BERUPA 30 KANTONG PLASTIK BERISI SABU SEBERAT 5.889,47 GRAM, DAN SEBUAH KANTONG PLASTIK BERISI 90 BUTIR (36,61 GRAM) TABLET NEGATIF MENGADUNG NARKOTIKA. RJ MENGAKU TRANSAKSI NARKOBA TERSEBUT DIKENDALIKAN OLEH I. SELANJUTNYA DILAKUKAN PENGEMBANGAN DAN PENANGKAPAN TERHADAP I SERTA PENGGELEDAHAN RUMAHNYA DI JL MALKON TEMON PERMAI. DIRUMAH I PETUGAS BERHASIL MENGAMANKAN BARANG BUKTI BERUPA UANG TUNAI SEJUMLAH RP1,5 MILIAR, 6 BUKU REKENING, 17 JENIS PERHIASAN SENILAI RATUSAN JUTA, 6 SERTIFIKAT HAK MILIK, 2 UNIT MOBIL, 5 BUAH BPKB SEPEDA MOTOR, 5 BUAH BPKB MOBIL, DAN 11 HANDPHONE. TERSANGKA DIANCAM DENGAN PASAL 114 AYAT (2) JO PASAL 132 SUBSIDER PASAL 112 AYAT (2) JO PASAL 132 UU NO.35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA, DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA MATI. III. KASUS SUAMI ISTRI PENGEDAR NARKOBA (LKN/ 96 – INTD/VII/2013/BNN)PETUGAS BNN MENGAMANKAN SEORANG PRIA BERNAMA DD DAN ISTRINYA H DI SEBUAH RUMAH DI BILANGAN PONDOK GEDE PERMAI, BEKASI SELATAN, SELASA (2/7), KARENA DIDUGA TERLIBAT JARINGAN SINDIKAT NARKOBA. DARI HASIL PEMERIKSAAN, H MENGAKU MENYEMBUNYIKAN NARKOBA JENIS SABU DI RUMAHNYA YANG BERLOKASI DI JL.H.UNG, KELURAHAN UTAN PANJANG, KEMAYORAN JAKARTA PUSAT. KEPADA PETUGAS H MENUNJUKKAN LEMARI PAKAIAN TEMPAT IA MENYEMBUNYIKAN SABU DAN DIKETAHUI DI DALAM LEMARI TERSEBUT TERDAPAT SABU SEBERAT 15,3 GRAM.TERSANGKA DIANCAM DENGAN PASAL 114 AYAT (2), DAN PASAL 112 AYAT (2) UU NO.35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA, DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA MATI. IV. KASUS PEREDARAN NARKOBA DI KOTA BOGOR (LKN/ 99 – INTD/VII/2013/BNN)PETUGAS BNN MENGAMANKAN SORANG LAKI-LAKI BERINISIAL HS DI JL.PAPANDAYAN NO.16 KEL. BABAKAN KEC. BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR, JAWA BARAT, JUMAT (5/7). HS DITANGKAP KARENA KEDAPATAN MEMBAWA SATU BUNGKUS PLASTIK BENING BERISI SABU SEBERAT 18,8 GRAM. PETUGAS MELAKUKAN MELAKUKAN PEMERIKSAAN DI RUMAH TERSANGKA DAN BERHASIL MENEMUKAN BARANG BUKTI LAINNYA BERUPA 365,2 GRAM GANJA YANG DISEMBUNYIKAN DI DALAM LEMARI KAMARNYA. ATAS PERBUATAN TERSEBUT, TERSANGKA DIANCAM DENGAN PASAL 112 AYAT (2) DAN PASAL 111 AYAT (I) UU NO.35 TAHUN 2009 DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA PENJARA SEUMUR HIDUP. V. KASUS PEREDARAN NARKOBA DI PEKANBARU (LKN/ 101 – INTD/VII/2013/BNN)BERAWAL DARI PENGUNGKAPAN KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA YANG DILAKUKAN OKNUM TNI BERINISIAL BW DAN REKANNYA, RY, PETUGAS BNN BERHASIL MENGAMANKAN SEORANG WANITA BERINISIAL MA YANG TURUT TERLIBAT DALAM KASUS TERSEBUT. PETUGAS MENGAMANKAN MA, SELASA (2/7), DI KEDIAMANNYA DI PERUMAHAN TERATAI GARDEN, PEKANBARU, RIAU DENGAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 502,6 GRAM DAN 68 BUTIR (18 GRAM) EKSTASI BERLOGO APEL YANG DISIMPAN DI SEBUAH BRANKAS BESI MILIKNYA. TERSANGKA DIANCAM DENGAN PASAL 114 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 113 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 112 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1), PASAL 129 JO PASAL 132 AYAT (1), DAN PASAL 137 HURUF (A) DAN HURUF (B) UU NO.35 TAHUN 2009. TERSANGKA DIANCAM DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA MATI. VI. BNN CIDUK TIGA PEMUDA SAAT PESTA NARKOBA (LKN/ 104 – INTD/VII/2013/BNN)DIDUGA SEBAGAI TEMPAT TRANSAKSI NARKOBA, PETUGAS BNN MELAKUKAN PENGGELEDAHAN SEBUAH RUMAH DI KAWASAN KAMPUNG SENGON KELURAHAN PANCORAN MAS, KOTA DEPOK, SABTU (6/7). PETUGAS MENDAPATKAN TIGA ORANG LAKI-LAKI BERINISIAL M, R DAN MN TENGAH MELAKUKAN PESTA NARKOBA. DARI TANGAN TERSANGKA PETUGAS MENGAMANKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA JENIS SABU SEBERAT 111,30 GRAM. PENGEMBANGAN DILAKUKAN DENGAN MELAKUKAN PEMERIKSAAN DI RUMAH TERSANGKA M DI KAWASAN TANAH BARU, KOTA DEPOK. DARI HASIL PEMERIKSAAN PETUGAS MENEMUKAN 3,43 GRAM SABU MILIK M. PEMERIKSAAN JUGA DILAKUKAN TERHADAP TERSANGKA R DI KEDIAMANNYA DI KAWASAN JATICEMPAKA KECAMATAN PONDOK GEDE, BEKASI DAN BERHASIL MENGAMANKAN 0,94 GRAM SABU DAN SATU LINTING GANJA SISA PAKAI SEBERAT 0,82 GRAM. ATAS PERBUATANNYA, TERSANGKA DIANCAM DENGAN PASAL 114 AYAT (2), DAN PASAL 112 AYAT (2) JO PASAL 132 AYAT (1) UU NO.35 TAHUN 2009, DENGAN HUKUMAN MAKSIMAL PIDANA MATI. DARI JUMLAH BARANG BUKTI YANG DISITA OLEH PETUGAS BNN, setidaknya telah berhasil MENGHINDARKAN SEBANYAK 293.093 ORANG DARI penyalahgunaan narkoba. sepanjang tahun 2013 ini, bnn telah melakukan pemusnahan barang bukti sebanyak 18 kali dengan total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 68.539,51 gram sabu, 730 gram ganja, 17.811 butir ekstasi serta 155 butir dan 65.970 ml prekursor narkotika. pemusnahan barang bukti kali ini, bnn bekerjasama dengan pt. prasadha pamunah limbah industri (ppLI) guna dilakukan pemusnahan terhadap barang bukti prekursor narkotika berbentuk cairan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel