Menghadapi tantangan berat ke depan terkait dengan tingginya jumlah penyalahguna narkoba di negeri ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) harus terus berbenah, dan mempersiapkan program yang tepat guna, serta ditunjang dengan personel yang berkompeten. Kepala Badan Narkotika Nasional, Anang Iskandar mengatakan, bahwa untuk mengatasi permasalahan empat juta penyalahguna narkoba di negeri ini, BNN harus membuat program-program yang seksi atau bisa disentuh dan dirasakan oleh masyarakat luas. Seksi dalam artian kegiatan itu tepat sasaran, menarik, kreatif dan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat secara luas, ujar Kepala BNN, saat memberikan arahan kepada para Kepala BNNP, BNNK dan pejabat TU di lingkungan BNN, dalam kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Organisasi 2013, di Jakarta, Rabu (21/8).Kepala BNN menambahkan, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat sejumlah terobosan yang kreatif dalam optimalisasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Dalam konteks pencegahan penyalahgunaan narkoba, setiap Kepala BNNP atau BNNK bisa menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah setiap Senin. Dalam kesempatan inilah, mereka dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya narkoba kepada para pelajar. Kalau kegiatan seperti ini dilakukan, pastinya akan tepat sasaran, dan tidak menelan biaya yang besar, imbuh Kepala BNN. Sementara itu, dalam rangka menekan permintaan narkoba yang semakin tinggi, BNN harus bisa menempatkan rehabilitasi dan penegakkan hukum sebagai panglima dalam penanggulangan narkoba. Hal ini diwujudkan dengan langkah dekriminalisasi dan depenalisasi terhadap penyalahguna narkoba. Dalam rangka mengimplementasikan hal ini, seluruh personel BNN dituntut untuk dapat memacu kinerjanya dengan memegang prinsip efektivitas dan efisiensi. Artinya dengan anggaran yang slim, tapi harus semaksimal mungkin dapat melaksanakan kegiatan yang maksimal secara efektif dan efisienUntuk mengarah ke sana, tentu saja dibutuhkan pembinaan yang maksimal kepada para personel yang ada dalam organisasi BNN. Kepala BNN menilai bahwa kegiatan yang terlaksana pada hari ini merupakan bagian dari peningkatan kemampuan kinerja para personel. Dalam momen seperti ini pastinya akan banyak transfer ilmu dan wawasan serta hal-hal yang baru, sehingga personel dapat mengupdate dinamika yang ada, tandas Jenderal bintang tiga ini. Senada dengan hal ini, Kepala Biro Kepegawaian BNN, Dunan Ismail Isja memandang penting peningkatan kompetensi atau kinerja para personel di lingkungan BNN. Oleh karena itulah para personel di lingkungan BNN perlu memahami segala hal terkait dengan peningkatan sumber daya manusia, temasuk pemahaman tentang sistem manajemen kinerja. Sistem ini menjadi tolak ukur dalam penilaian kinerja bagi pegawai untuk pembinaan SDM, dan sasarannya adalah para personel dapat meningkatkan produktivitas kerja, disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, pungkas Dunan. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 95 peserta dari berbagai BNNP, BNNK yang berada di wilayah Indonesia bagian barat, dan jajaran TU di BNN. Kabiro Kepegawaian berhadap melalui kegiatan ini, kapasitas dan akuntabiitasi para personel BNN semakin meningkat, sehingga pada akhirnya dapat memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih prima.
Berita Utama
BNN Harus Bisa Ciptakan Program Yang Seksi
Terkini
-
KEPALA BNN RI HADIRI PEMBUKAAN RAKENIS RESKRIM POLRI 2026 07 Mei 2026 -
DIES NATALIS BPD JADI MOMENTUM KOMITMEN PERANGI NARKOBA DI DESA 07 Mei 2026 -
RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN 06 Mei 2026 -
BNN DAN UNIVERSITAS PANCASILA PERKUAT KOLABORASI STRATEGIS MENUJU KAMPUS BERSINAR 05 Mei 2026 -
AKHIRI PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, KEPALA BNN RI DORONG GENERASI MUDA HIDUP SEHAT 04 Mei 2026 -
LAGA ANTAR K/L DALAM PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, BUKTI NYATA SINERGITAS DUKUNG P4GN 04 Mei 2026 -
PEMAIN INTERNASIONAL MERIAHKAN HARI KEDUA PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026 03 Mei 2026
Populer
- BNN DESAK PENGUATAN KEWENANGAN DAN NOMENKLATUR LEMBAGA DALAM RUU NARKOTIKA BARU 08 Apr 2026

- BNN-BNPT PERKUAT KOORDINASI, ANTISIPASI ANCAMAN NARKOTIKA DAN TERORISME 09 Apr 2026

- PERLUAS JANGKAUAN LAYANAN, BNN SINERGIKAN FASILITATOR P4GN DAN POSBANKUM KEMENKUM 09 Apr 2026

- BNN DAN BPOM SEPAKAT PERBARUI KERJA SAMA HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 12 Apr 2026

- HADIRI TAKLIMAT PRESIDEN, BNN PERKUAT SINERGI DALAM KEBIJAKAN STRATEGIS NASIONAL 09 Apr 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN IMIPAS OPTIMALKAN SINERGI P4GN 09 Apr 2026

- BNN DAN BSSN BANGUN KEKUATAN BERSAMA, TANGKAL KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG SIBER 10 Apr 2026
