Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melanjutkan kerja sama dengan Yayasan Artha Graha Peduli (YAGP) dalam bidang pengembangan pascarehabilitasi para korban penyalahgunaan narkoba. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang baru, pada hari ini, Jumat, 12 April 2013, di Jakarta. Perjanjian kerja sama ini merupakan pembaharuan dari perjanjian sebelumnya yang sudah berakhir pada Januari 2013 lalu. Melalui perjanjian kerja sama ini, kedua belah pihak akan kembali melanjutkan program kemitraan dan pengembangan sistem pelayanan pascarehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba melalui metode konservasi alam, dan metode pendukung lainnya. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Heru Budi Wasesa, selaku Direktur Eksekutif Yayasan Artha Graha Peduli, serta Kusman Suriakusumah, selaku Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional, di Jakarta. Kepala BNN, Anang Iskandar mengatakan, perjanjian kerja sama ini merupakan landasan bagi kedua pihak dalam melaksanakan program kemitraan dan pengembangan sistem pelayanan pascarehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba melalui metode konservasi alam dan metode pendukung lainnya di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Lampung Barat. Kepala BNN menambahkan, tujuan yang ingin diraih dari kerja sama ini adalah tercapainya dukungan dalam rangka program kemitraan dan pengembangan sistem pelayanan pascarehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, serta terwujudnya pembentukan mentalitas positif dan peningkatan produktivitas hidup dari korban penyalahgunaan Narkoba.Program yang dilaksanakan sepanjang tahun 2012, telah diikuti oleh 240 orang residen yang berasal dari panti rehabilitasi UPT T&R BNN Lido, dan beberapa tempat rehabilitasi lainnya. Program pascarehabilitasi tersebut dibagi menjadi empat tahap. Dalam setiap tahapnya, peserta yang mengikuti program ini sebanyak 60 orang. Mereka menjalani serangkaian program pascarehabilitasi ini selama tiga bulan. Selama menjalankan program, para residen diberikan sejumlah pelatihan seperti optimalisasi musik sebagai bagian dari terapi, konservasi hutan, teknik perawatan hewan-hewan ternak, pengelolaan perikanan, diskusi fokus dalam bidang pencegahan kekambuhan, hingga keterampilan keamanan. Terkait dengan pelaksanaan program tahun 2013 ini, BNN dan YAGP akan bersinergi untuk melaksanakan program serupa. Bedanya, dalam satu tahun ini program dibagi menjadi tiga tahap. Masing-masing tahap menyerap 100 residen yang difokuskan dari panti rehabilitasi milik BNN di Lido. Kepala BNN memberikan apresiasi yang tinggi pada pihak YAGP yang telah berperan aktif mendukung BNN dalam pelaksanaan program pascarehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.
Siaran Pers
BNN dan Yayasan Artha Graha Peduli Lanjutkan Sinergi Dalam Pengembangan Pascarehabilitasi
Terkini
-
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT LOMBOK TIMUR KETERAMPILAN USAHA MELALUI BIMTEK LIFE SKILL 31 Okt 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
