Berita UtamaBidang Pemberdayaan Masyarakat

BNN Ajak SKPD Provinsi KEPRI Aktif Jadi Penggiat Anti Narkoba

Dibaca: 25 Oleh 03 Sep 2020Tidak ada komentar
BNN Ajak SKPD Provinsi KEPRI Aktif Jadi Penggiat Anti Narkoba
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Kepri, Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Instansi Pemerintah, di Pacific Palace Hotel, Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (2/9).

Sebanyak 40 orang perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Provinsi Kepulauan Riau, membuktikan komitmennya sebagai bagian dari penanganan permasalahan Narkoba di Indonesia melalui Bimtek tersebut.

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau, Brigjen Pol Richard Nainggolan, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa Bimtek ini sangat diperlukan sebagai bekal bagi para Penggiat Anti Narkoba sebelum melaksanakan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan ini, para penggiat akan terampil untuk dapat melakukan kegiatan, yang utamanya adalah bagaimana mereka dapat membangun jejaring”, ujar Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau.

Penggiat Anti Narkoba yang mengikuti Bimtek ini diharapkan dapat menyampaikan dan menularkan pengetahuannya tentang Narkoba, sehingga nantinya akan muncul penggiat-penggiat anti Narkoba lainnya yang juga terpanggil untuk melakukan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Kepri.

Menurut Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau, dengan banyaknya Penggiat Anti Narkoba yang aktif dan peduli terhadap penanganan permasalahan Narkoba akan menimbulkan rasa aman di tengah masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba yang kian hari mengancam keselamatan bangsa dan negara, khususnya Provinsi Kepulauan Riau.

Letak geografis Kepulauan Riau dengan garis pantai yang panjang dan berhadapan langsung dengan Malaysia serta pusat bisnis Singapura, menjadikan Kepulauan Riau sebagai pintu masuk dan lokasi transit favorit bagi jaringan sindikat Narkoba.

BNN RI telah memetakan setidaknya ada 11 kawasan rawan Narkoba di Kepulauan Riau.

Sementara itu, berdasarkan hasil penelitian BNN RI dengan LIPI Tahun 2019, angka prevalensi penyalahgunaan Nakoba di Kepulauan Riau untuk pernah pakai adalah sebanyak 0,4% atau 4.620 orang dan angka prevalensi untuk penyalahguna Narkoba pakai setahun terakhir adalah 0,3% atau 3.080 orang.

Berdasarkan data dan fakta tersebut, Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya merangkul seluruh stakeholder, salah satunya dengan menjadi Penggiat Anti Narkoba yang memiliki kompetensi untuk bersama-sama melakukan upaya P4GN secara masif. (DND/HNY)

Biro Humas dan Protokol BNN RI
#hidup100persen

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. : @infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel