PANGANDARAN, – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 02 Mei 2013, MTs Negeri Pangandaran menggelar Talk Show Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas di lingkungan sekolah, dengan tujuan para siswa memiliki pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan keterampilan menolak bahaya narkoba dan pergaulan bebas, bertempat di Halaman MTsN Pangandaran pada Kamis (02/05).Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Hanif Hidayat, S.Pd., M.Pd. menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan Talk Show ini diikuti lebih dari 900 siswa di lingkungan MTsN Pangandaran, di samping siswa seluruh tenaga pendidik pun dilibatkan mengingat materi yang diangkat Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas dan Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata terbuka dari pengaruh luar dipandang perlu diadakannya kegiatan dimaksud.Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri narasumber dari berbagai disiplin ilmu dan pekerjaan yaitu unsur BNNK Ciamis, Polsek Pangandaran, Medis, Ulama, serta mantan pecandu narkoba dengan harapan seluruh siswa di lingkungan MTs Pangandaran Tahu, Faham, Sadar dan Terampil Menolak baik ancaman narkoba maupun pergaulan bebas. Pemateri pertama dari BNNK Ciamis, Suhendi, SH. menegaskan bahwa, remaja beresiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, dengan batas usia mulai 12-18 tahun, ditambah keinginan mencoba, terbuka oleh pengaruh luar, emosional labil, tidak suka menunggu dan kurang sabar, keluarga tidak harmonis, menjadi pemicu mengenal narkoba dan pergaulan bebas yang didukung lingkungan masyarakat permisif kurang peduli serta kondisi Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata, tidak menutup kemungkinan indikator ini memudahkan anak remaja terlibat dengan narkoba dan pergaulan bebas. Jika salah satu siswa mencoba menyalahgunakan narkoba maka akan ketagihan dan jika lebih jauh maka akan kecanduan (addiction), dan jika tertolong maka akan mengalami kematian karena over dosis atau keracunan, hal ini semua sangat tidak kita harapkan, maka sebagai upaya lembaga pendidikan dalam membentengi anak didiknya dari ancaman narkoba dan pergaulan bebas, harus diawali oleh tenaga pendidiknya sendiri memberi keteladan seperti halnya tidak merokok di lingkungan sekolah, dan saat mengajar, kemudian adanya himbauan atau aturan yang tegas, serta dapat memotivasi anak didiknya untuk ikut berbagai pelatihan dan keterampilan yang dapat memupuk dan menumbuhkembangkan kemandirian, kejujuran dan tanggungjawab siswa baik untuk dirinya, orang tua, almamater, lebih jauhnya dapat dibanggakan oleh bangsa dan negara serta agama.Selanjutnya Ustadz Zamzam sebagai ketua mazlis taklim Cijoho Parigi dimana dakwahnya bukan hanya di Pandandaran dan sekitarnya namun sudah go internasional. Zamzam memberi motivasi kepada pada siswa agar terbebas dari permasalahan narkoba dan pergaulan bebas, kata kuncinya adalah Agama, karena jika seseorang memegang teguh agama serta menjalankan faham dan amaliahnya, Insya Allah selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu di tuntun ke jalan yang benar yaitu jalan yang di ridloi-Nya.Para siswapun dapat memetik pelajaran dari seorang mantan pecandu yaitu Yans Yunus Shadow, dimana Yans pernah bergaul dengan narkoba jenis obat-obatan sejak duduk di bangku SMP yang lebih jauhnya terlibat dengan masalah hukum, namun sekarang sadar bahwa narkoba bukanlah teman sejati namun pembunuh berdarah dingin yang suatu saat dapat merenggut nyawa kita, Yans pun saat ini menjadi seniman dimana lagu ciptaanya di inspirasi saat berada dibalik jeruji besi, dan Alhamdulillah sekarang terjauh dari lingkungan narkoba lebih menggeluti dunia wiraswastanya.Salah satu indikator pergaulan bebas adalah seks bebas, hal ini disampaikan oleh dr. Erwin M. Thamrin, petugas Puskesmas Padaherang memberikan gambarannya tentang bahayanya seks bebas, dimana usia remaja rentan dari penyimpangan perilaku, jika mengambil kata dasar seks yang tidak diikuti dengan kata bebas maka akan aman, karena seks itu sendiri adalah fitrah manusia baik laki-laki maupun perempuan, namun jika diikuti dengan kata bebas dapat memperburuk kesehatan dan gerbang menuju HIV/AIDs, hal ini berdampak pada perilaku, dan sikap baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.Pemateri terakhir disampaikan oleh Aldi dari Polsek Pangandaran, Aldi menghimbau kepada para siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, karena dapat memicu pertentangan dengan orang lain dan krimiminalitas, serta sebagai siswa harus dapat menjaga pergaulan, memilah dan memilih teman bergaul, apakah positif atau negatif, dengan demikian dapat terhindar dari pergaulan bebas yang merugikan diri kita sendiri, keluarga, nama baik sekolah, dan masyarakat. (bnnk ciamis)
Berita Utama
BENTENGI SISWA DARI ANCAMAN NARKOBA DAN PERGAULAN BEBAS
Terkini
-
BERSINERGI BERANTAS NARKOTIKA, LINDUNGI MASA DEPAN ANAK BANGSA 24 Okt 2026 -
SINERGI BNN, POLRI, BEA DAN CUKAI UNGKAP LABORATORIUM GELAP NARKOTIKA JARINGAN INTERNASIONAL, SITA 1,2 TON SABU 23 Okt 2026 -
TIM GABUNGAN BNN, POLRI, SERTA BEA DAN CUKAI AMANKAN KAPAL TANKER BERMUATAN 1,16 TON KETAMINE 23 Okt 2026 -
BNN UNGKAP 98 PERSEN SAMPEL CAIRAN VAPE YANG DIUJI, POSITIF MENGANDUNG NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, ATAU NPS 23 Okt 2026 -
BNN DORONG DIGITALISASI LAYANAN LABORATORIUM UNTUK PERCEPAT PELAYANAN PUBLIK 23 Okt 2026 -
BNN SIAPKAN PETUGAS PELAYANAN YANG RESPONSIF DALAM PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT 22 Okt 2026 -
BNN BENTENGI GENERASI BANGSA DARI ANCAMAN NARKOTIKA SEJAK DINI 22 Okt 2026
Populer
- BNN PERKUAT SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN NARKOBA LOMBOK TIMUR 25 Sep 2026

- BNN DAN SRIKANDI PDDI SAMBUT HARI KESAKTIAN PANCASILA DENGAN DONOR DARAH 24 Sep 2026

- SESTAMA BNN RI HADIRI FORSES, PERKUAT SINERGI TATA KELOLA PEMERINTAHAN 26 Sep 2026

- HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI 30 Sep 2026

- BERIKAN KULIAH UMUM DI UNHAN, KEPALA BNN RI LINDUNGI GENERASI MUDA DEMI KEDAULATAN NEGARA 24 Sep 2026

- BANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KLIEN PASCAREHABILITASI, BNN GANDENG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN 01 Okt 2026

- BNN TINGKATKAN KESADARAN KEAMANAN SIBER MELALUI SOSIALISASI SECURITY AWARNESS 2026 01 Okt 2026
