Skip to main content
Berita UtamaBerita SatkerSekretariat Utama

ANJANGSANA HANI 2026, BNN SERAP MASUKAN STRATEGIS DARI KOMJEN POL. (PURN.) GORIES MERE

ANJANGSANA HANI 2026, BNN SERAP MASUKAN STRATEGIS DARI KOMJEN POL. (PURN.) GORIES MERE
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Sekretaris Utama (Sestama) Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Irjen Pol Tantan Sulistyana beserta jajaran melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman Kepala BNN RI Periode 2008-2012 , Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere, Rabu (17/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut HANI 2026 sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran BNN berdiskusi dan meminta masukan kepada Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam penanganan permasalahan narkotika saat ini. Selain itu, BNN juga menyampaikan rencana pelaksanaan HANI 2026 yang akan mengangkat isu perlindungan anak melalui kolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat kewenangan BNN dalam menghadapi kejahatan narkotika yang bersifat luar biasa (extraordinary crime). Menurutnya, sejak awal pembentukan regulasi narkotika, keberadaan penyidik BNN dirancang sebagai bagian penting dalam sistem penegakan hukum untuk mendukung upaya pemberantasan narkotika secara efektif.

Baca juga:  BNN GELAR RAPAT PLENO UJI SERTIFIKASI, WUJUDKAN SDM REHABILITASI YANG KOMPETEN DAN BERKUALITAS

Lebih lanjut,  Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere menyampaikan pandangannya terkait perkembangan regulasi yang saat ini tengah berlangsung, khususnya yang berkaitan dengan kewenangan penyidik BNN dan mekanisme penyadapan dalam penanganan perkara narkotika. Menurutnya, BNN perlu terus mengawal berbagai proses pembahasan regulasi agar kewenangan yang dimiliki tetap dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.

Selain membahas aspek regulasi, Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere juga menyoroti pentingnya penguatan kerja sama internasional dalam pemberantasan narkotika. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar jaringan peredaran narkotika memiliki keterkaitan lintas negara sehingga diperlukan sinergi yang kuat dengan berbagai mitra internasional.

Kegiatan anjangsana berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Berbagai masukan yang disampaikan Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat langkah strategis BNN dalam menghadapi dinamika permasalahan narkotika ke depan.

Melalui kegiatan ini, BNN menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan para Kepala BNN RI pada masanya sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan serta mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Baca juga:  Pertama Di Indonesia, BNN Ungkap Kasus Clandestine Laboratory Narkotika Jenis DMT

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel