Berita Utama

Aksi Simpatik HANI Kuningan

Dibaca: 6 Oleh 27 Jun 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Ada yang berbeda dalam kegiatan momentum Hari Anti Narkotika Internasional, tanggal 26 juni 2013 di Kabupaten Kuningan ini. Ratusan pelajar, mahasiswa kader BNN Kab. Kuningan dan elemen masyarakat dari Granat, Senkom mitra Polri, karang taruna bergerak menggelar aksi simpatik dengan menyebarkan sticker dan pamflet pada 4 lokasi strategis di wilayah Kabupaten Kuningan, yaitu di taman kota, perempatan Cijoho, terminal Ciawigebang dan perempatan Sangkanurip. Kegiatan penyebaran sticker dan pamflet ini berisi pesan moral dan ajakan untuk bersama-sama memproteksi diri dan keluarga serta lingkungan dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba serta upaya untuk membuka pola pikir masyarakat bahwa korban lahgun narkoba sesegera mungkin melapor ke BNN agar dapat tertangani dengan rehabilitasi. Kepala BNN Kabupaten Kuningan Guruh Irawan Zulkarnaen menerangkan bahwa dalam kegiatan ini, BNN tidak hanya menjadi pelaku tunggal dalam peringatan HANI ini, tetapi telah mengarah kepada pemberdayaaan segenap elemen masyarakat. Alhamdulilah kepedulian dari para pelajar, mahasiswa dan elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kuningan sangat tinggi, kata Guruh. Setelah aksi simpatik penyebaran sticker dan pamflet kepada masyarakat, Pimpinan BNN Kabupaten Kuningan bersama DPC Granat Kabupaten Kuningan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kuningan untuk bersilaturahim dengan Jajaran Lapas serta ratusan napi penyalahguna narkoba. Pada kesempatan kunjungan tersebut DPC Granat memberikan bantuan sarana olahraga yaitu meja tenis dan alat olahraga lainnya. Penyerahan sarana dan alat olahraga tersebut diberikan secara langsung oleh Ketua DPC Granat Kuningan Drs.H. Yosep Setiawan,M.Si dan diterima oleh Kalapas Suherman. Kalapas menyampaikan ucapan terima kasih atas segala bentuk perhatian dan kepedulian kepada warga binaan terutama napi lahgun narkoba dan Kalapas berkomitmen dalam pembinaan napi korban lahgun narkoba akan bermitra dan berkoordinasi dengan BNN terutama berupa penyuluhan di dalam LP dan pembinaan. intinya kita tidak ingin napi setelah bebas mereka releapse/ kembali menggunakan narkoba, Kalapas juga menerangkan bahwa dari 510 napi sebanyak 160 merupakan napi lahgun narkoba.Dalam kesempatan yang sama Ketua DPC Granat Kab. Kuningan Drs.H.Yosep Setiawan.M.Si mengharapkan terciptanya koordinasi dan kemitraan antara Lapas Kuningan dan BNN Kab. Kuningan sehingga napi lahgun narkoba mendapatkan pembinaan yang tepat sehingga mereka dapat pulih dari ketergantungan dan ketika keluar bisa menjadi warga yang siap untuk kembali ke masyarakat. Pada prinsipnya napi lahgun narkoba membutuhkan pembinaan mental dan kesehatan yang optimal, agar mereka dapat menatap hari esok yang baik. Kita berkunjung ke Lapas untuk memotivasi mereka supaya mempunyai harapan bahwa masa depan masih panjang dan kehidupan yang baik masih bisa diupayakan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel