UnggulanBerita UtamaSekretariat Utama

Kunker Ke BNNP Jawa Barat, Kepala BNN RI Berikan Arahan Dan Pesan

Jelang HANI, Satker BNN Adu Skill Dalam Turnamen Tenis Meja “Smash on Drugs”
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Bandung, Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Deputi Pencegahan Drs. Sufyan Syarif, M.H., Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si.,
serta Inspektur Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus BNN Drs. Wahyono M.H., melakukan kunjungan kerja ke kantor BNN Provinsi Jawa Barat, Jum’at (28/5).

Dalam arahannya kepada seluruh Kepala BNNK dan staf jajaran BNNP Jawa Barat, Dr. Petrus Reinhard Golose menceritakan tentang riwayat penugasan di Kepolisian Republik Indonesia yang dimulai dari bidang narkotika, kemudian menangani cybercrime dan berlanjut menangani terorisme.

“Bagi beliau, kembali menangani kasus narkotika merupakan berkat dari Tuhan YME”, ujar Kepala BNN RI.

“Menurut Kepala BNN RI, tugas kita sebagai anggota BNN yang paling utama yaitu penanggulangan permasalahan narkoba, pekerjaan ini sangat mulia sekali, tanpa sadar kalian telah beribadah dengan sungguh-sungguh beribadah”, ungkap Dr. Petrus Reinhard Golose.

Tren peredaran dan penggunaan narkoba di Indonesia saat ini adalah narkotika jenis sabu, hal ini dibuktikan dengan disitanya 1,5 ton sabu sepanjang tahun 2021. Dari hal tersebut kita dapat memfokuskan langkah apa yang akan diprioritaskan, gali informasi sebanyak-banyaknya guna menekan peredaran gelap narkotika.

Jika tidak memiliki kemampuan dalam bidang pemberantasan maka kita bisa fokus dengan mengajak stakeholders untuk bersama-sama berbuat sesuatu, seperti di bidang pencegahan, rehabilitasi, kerjasama maupun dengan memberdayakan masyarakat. Minimal kita bisa berbuat sesuatu yang lain, jadi jangan berkeluh kesah jangan juga berkecil hati.

Maka dari itu, Kepala BNN RI menerapkan strategi dan kebijakan “War On Drugs”. Perang terhadap narkoba itu perlu ditunjukkan langkah keseriusan.

Perang melawan narkoba tidak hanya dilakukan secara konvensional tetapi dapat memakai strategi soft power approach berupa aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba. Strategi kedua berupa smart power approach, yaitu penggunaan teknologi informasi di era digital dalam upaya penangulangan narkotika.
Selanjutnya dengan strategi hard power approach yakni dengan memfokuskan pada aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkoba.

Saya melihat Kepala BNNP Jabar saat ini telah memiliki program kerja yang bagus dalam menanggulangi permasalahan narkoba yang dimulai dari desa. Sebagai organisasi kita harus merasa bertanggung jawab dan bangga. Meskipun saat ini kita baru diberikan amanah menjadi pemimpin BNN di daerah, nikmatilah amanah tersebut dan jangan merasa terbebani.

Akhir acara Kepala BNN RI berpesan kepada jajarannya untuk melakukan tugas dengan baik, bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, serta syukurilah tugas kalian karena itu sangat mulia.(HNY/ADR)

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. : @infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

#WarOnDrugs
#IndonesiaBersinar

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel