Artikel

UNAS Serius Tanggulangi Narkoba Melalui Satgas Anti Narkoba Kampus

Dibaca: 33 Oleh 21 Feb 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Sebagai salah satu universitas tertua di Indonesia, UNAS memiliki komitmen yang kuat untuk mengatasi permasalahan narkoba di lingkungan kampusnya. Beberapa program yang berorientasi pada pencegahan penyalahgunaan narkoba di kampus sudah digelar. Hal ini dilakukan demi mencetak generasi-generasi bangsa yang memiliki integritas. Faldi Rasidi, Wakil Rektor Bidang Hubungan Kerja Sama dan Kemahasiswaan, menegakan bahwa kampusnya serius melakukan upaya prevensi penyalahgunaan narkoba. Keseriusan ini dibuktikan dengan pembentukan satgas anti narkoba yang berkedudukan di bawah rektor. Satgas anti narkoba kampus ini terdiri dari berbagai elemen, yaitu dari mulai dosen, mahasiswa, hingga petugas keamanan. Tugas dari satgas ini adalah membuat serangkaian program yang berorientasi pada Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Dalam konteks pencegahan, satgas ini mensinergikan berbagai kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dengan spirit anti penyalahgunaan narkoba. Pada April 2012 lalu, UKM Teater UNAS, berhasil menampilkan teater dengan tema anti penyalahgunaan narkoba. Selain itu, UNAS berkoordinasi dengan BNN untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan juga tes urine. Menurut Faldi, tes urine yang dilakukan oleh UNAS selama ini cukup rutin, baik itu secara periodik ataupun mendadak. Bahkan tes urine ini juga dilakukan menjelang musim ujian, sehingga jika seorang mahasiswa ini dinyatakan bersih dari narkoba maka ia berhak mengikuti ujian. Membangun atmosfer semarak kegiatan anti penyalahgunaan narkoba di kampus bukan perkara mudah. Hal ini diakuii oleh dr Andi Julia,selaku ketua satgas anti narkoba UNAS. Meski demikian dr Andi menegaskan pihaknya akan terus bekerja pantang menyerah untuk membantu program pemerintah dalam menanggulangi permasalahan narkoba yang kian memprihatinkan. (bk)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel