CIAMIS,- Idul Fitri 1434 Hijriah di tahun 2013 Masehi ini dijadikan momentum oleh para ulama di Kabupaten Ciamis untuk menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba dengan tema Narkoba Merusak Kesucian Umat termasuk pesan peningkatan iman dan taqwa lainnya selama bulan suci Ramadhan yang harus di implementasikan di bulan-bulan berikutnya. Khutbah Idul Fitri dengan tema Narkoba Merusak Kesucian Umat ini serempak di kumandangkan diseluruh Masjid di Kabupaten Ciamis, pada Kamis (8/8/2013)Sebelum menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba, khatib mengumandangkan Takbir, Tahmid, dan Tahlil sebagai wujud nyata rasa ridlo dan syukur kehadirat Illahi Robbi. Selama 1 bulan lamaya umat Islam menjalankan ibadah puasa, bukan hanya menahan lapar dan haus saja tetapi menjaga penglihatan, pendengaran, pikiran, hati dan perbuatan yang dilarang Allah SWT. Tanpa iman dan islam tidak mungkin dapat menjalankan ibadah puasa dan dapat berkumpul di tempat yang mulia, dengan harapan kita semua dapat mempertahankan iman dan islam sampai akhir hayat.Esensi dari Idil Fitri pasca Ibadah Puasa Ramadhan adalah dapat saling memaafkan antar sesama atas kehilafan dan kealfaan, dengan demikian dapat menjadikan diri pribadi yang Fitrah kembali ke kesucian diibaratkan bagaikan bayi yang baru lahir ke alam dunia bersih dari segala dosa, baik dosa antar sesama maupun dosa kepada pencipta-Nya.Khatib berpesan, untuk menjaga kesucian manusia yang memiliki akal, senantiasa kita harus terus menjaga semua perbuatan yang dapat merusak akal. Mengingat jika akal rusak maka dapat rusak pula kesucian manusia. Hal ini diakibatkan dari kondisi zaman yang penuh dengan ancaman yang dapat merusak kesucian manusia. Salah satu ancaman yang dapat merusak kesucian umat manusia adalah dengan mengkonsumsi Narkoba yang berdampak rusaknya fisik, mental, dan rohani. Perasaan dan emosi manusia yang sudah kecanduan mudah mengalami depresi, euforia sesaat yang keluar dari batas kewajaran, paranoid yang tidak wajar, agresif dan sering putus asa sehingga melahirkan perasaan untuk bunuh diri.Akibat dari penggunaan narkoba yang begitu membahayakan fisik dan mental, merusak akal, merusak tatanan kehidupan, dapat mengakibatkan perilaku kejahatan seperti perjudian, perampokan, pelacuran, keamanan tidak menjadi jaminan, dengan demikian narkoba sama hukumnya dengan meminum khomar (arak) baik sedikit maupun banyak mengkonsumsinya maka haram hukumnya, karena hal ini merupakan bagian dari pekerjaan syetan untuk terus menggoda manusia memicu pertentangan, menjauhkan diri dengan Tuhan-Nya yang pada akhirnya dapat menimbulkan kecelakaan baik di dunia maupun di akhirat lanjut khatib.Adapun golongan umat manusia yang mudah terancam dari narkoba yaitu para remaja. Dengan berbagai latar belakang mengkonsumsinya yang terkadang menghindar dari kejenuhan diri dan coba-coba. Selaku orang tua harus mewaspadi anak remajanya dengan tanda-tanda awal sering menyendiri, begadang terlalu malam, bergonta-ganti teman, merobah cara berpakaian, malas bekerja dan belajar, pola makan berubah. Dengan demikian narkoba dapat membahayakan kelangsungan kehidupan, merusak fitrah kemanusiaan baik pribadi maupun keluarga, bangsa dan negara termasuk agama. Diakhir khutbahnya, khatib menegaskan kepada para jemaah Ied, mulai saat ini mari kita sama-sama meningkatkan perhatian kepada putra-putri kita semua, meningkatkan hubungan komunikasi di dalam keluarga yang disertai dengan rasa sayang, sehingga dapat mempererat hubungan batin antara orang tua dengan anak. Dengan diteladani oleh sikap yang nyata bersama-sama antara masyarakat dengan penegak hukum untuk memberantas peredaran narkoba. Dengan harapan keluarga, masyarakat dan negara Indonesia terhindar dari ancaman barang haram narkoba. (bnnk ciamis
Berita Utama
Ulama Ciamis Peduli Bahaya Narkoba
Terkini
-
SIAP HADAPI SINDIKAT NARKOTIKA, BNN TUTUP PELATIHAN RPE DENGAN SIMULASI OPERASI TAKTIS 06 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI BEKALI 5.000 MAHASISWA BARU UI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA DI PKKMB 2026 04 Agu 2026 -
CHANGE TALK JADI BEKAL PETUGAS REHABILITASI DALAM MENDORONG PERUBAHAN PERILAKU KLIEN 04 Agu 2026 -
BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI MELALUI PELATIHAN LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN 03 Agu 2026 -
TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN PERSONEL, BNN TEMPA PASUKAN DAKJAR MELALUI PELATIHAN RPE 03 Agu 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BONGKAR JARINGAN PENYELUNDUPAN VAPE BERISI ETOMIDATE ASAL MALAYSIA 03 Agu 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI MALAM PENGANUGERAHAN HOEGENG AWARDS 2026 01 Agu 2026
Populer
- BNN DUKUNG PENGUATAN PERLINDUNGAN ANAK MELALUI PELUNCURAN GERAKAN BERLIAN 07 Jul 2026

- BNN GELAR BIMTEK ARSIP DIGITAL 2026 UNTUK BIROKRASI YANG MODERN DAN AKUNTABEL 07 Jul 2026

- KOMITE I DPD RI USULKAN MOU DENGAN BNN UNTUK PERKUAT PELAKSANAAN P4GN DI DAERAH 08 Jul 2026

- TUTUP LATSAR CPNS 2026, SESTAMA BNN RI TEKANKAN INTEGRITAS ASN DALAM PEMBERANTASAN NARKOTIKA 08 Jul 2026

- BNN GELAR EVALUASI REHABILITASI BERKELANJUTAN 08 Jul 2026

- BNN RAIH KATEGORI BAIK DALAM EVALUASI PELAKSANAAN REHABILITASI BERKELANJUTAN SEMESTER I 2026 08 Jul 2026

- BIMTEK ARSIP DIGITAL BNN TAHUN 2026 RESMI DITUTUP, TIGA ARSIPARIS RAIH PREDIKAT TERBAIK 10 Jul 2026
