Skip to main content
UnggulanBerita UtamaBerita SatkerBidang Rehabilitasi

Tutup ToT, Deputi Rehabilitasi BNN RI Minta Peserta Laksanakan Action Plan

Tutup ToT, Deputi Rehabilitasi BNN RI Minta Peserta Laksanakan Action Plan
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Deputi Rehabilitasi BNN RI, Dra. Riza Sarasvita, M.Si, MHS, Ph.D menutup secara langsung kegiatan Training of Trainers (ToT) Rehabilitasi dan Konseling Dasar Bagi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Pada Layanan Rawat Jalan, di Aula PPSDM Lido, Jumat (24/2). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini telah memberikan pemahaman dan wawasan yang baru bagi para peserta.

Dalam sambutannya, Deputi Rehabilitasi, mengatakan usai pelatihan ini para peserta akan mendapatkan tugas baru yaitu mengaplikasikan metode yang telah dipelajari kepada pelaksana teknis di wilayah, baik yang berasal dari lembaga rehabilitasi instansi pemerintah maupun komponen masyarakat di provinsi dan kabupaten/kota.

“Para petugas juga harus terus memperbaharui dan menambah referensi ilmunya baik dari norma, standar, prosedur dan kriteria (NPSK) yang ditetapkan oleh pembina fungsi serta sumber lainnya yang berasal dari buku, jurnal, working paper, karya ilmiah, dan lain-lain,” pesan Deputi Rehabilitasi.

Setelah kegiatan ini usai, Deputi Rehabilitasi juga mengharapkan agar nantinya banyak tercipta trainer-trainer di wilayah sehingga bisa melaksanakan action plannya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan rekan-rekan di wilayah baik di lingkungan BNN maupun mitranya.

Baca juga:  PELAJAR CIAMIS “TOLAK NARKOBA DI LINGKUNGAN SEKOLAH”

“Saya berharap sekali semua peserta betul-betul jalankan action plannya, sehingga sertifikat dapat kita bagikan kepada semua peserta yang hari ini ada. Karena itu menjadi semacam legitimasi bagi mereka sebagai trainer yang handal dan juga dapat dipertanggungjawabkan keterampilannya di tengah masyarakat,” tutup Deputi Rehabilitasi memungkasi pernyataannya.

Kegiatan ToT yang telah berlangsung selama lima hari ini memberikan serangkaian materi penting seperti skrining, pelibatan klien dalam program, asesmen, pemeriksaan fisik, rencana rawatan, intervensi medis, konseling dasar, pendekatan kelompok, intervensi krisis, layanan bina lanjut, pencegahan kekambuhan dan monitoring evaluasi perkembangan klien.

Setelah dilakukan evaluasi terhadap seluruh peserta berdasarkan nilai pre dan post test, tugas kasus, praktek microteaching, serta keaktifan peserta, maka didapatkan tiga orang peserta terbaik yaitu:
1. dr. Jimmy Wahyu Perdana Kusuma dari BNNP Kepulauan Riau
2. Selfina Alimboto dari BNNP Sulawesi Tengah
3. dr. Cintami Angjaya dari BNNP Sulawesi Utara
Ditemui usai kegiatan penutupan ToT, dr. Jimmy Wahyu Perdana Kusuma, sebagai peserta terbaik pertama mengucapkan terima kasih kepada kepada Deputi Bidang Rehabilitasi dan PPSDM yang telah menggelar kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini telah memberikan banyak pengetahuan baru yang nantinya bisa disebarkan kepada rekan-rekan di daerah.

Baca juga:  KERJA SAMA TERPADU TANGANI NARKOBA DAN HIV/AIDS

“Semoga apa yang kami dapatkan di sini juga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas dr. Jimmy.

Biro Humas dan Protokol BNN RI

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel