BNN_LANGSA : Kegiatan bela negara saat ini tidak harus dengan cara mengangkat senjata berperang melawan musuh. Namun, menolak dan mengawasi peredaran Narkoba di lingkungan masyarakat dan pendidikan juga bagian dari perwujudan Bela Negara.Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pencegahan Badan Narkotika Nasional Kota Langsa Ir Zulkifli Ali, Spd.I saat menghadiri Seminar Bela Negara yang dilaksanakan oleh Resimen Mahasiswa Satuan 113 Ababil Zawiyah Cot Kala Langsa di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Zawiyah Cot Kala, Kamis (19/2).Pemuda harus lebih memahami dan menghayati pentingnya semangat bela negara, salah satunya dengan menghindari mengkonsumsi narkoba, dan mengawasi peredarannya, ucap Zulkifli Ali.Zulkifli Ali menyampaikan, dampak dan pengaruh Narkoba sangat luar biasa bagi suatu negara. Tidak hanya merusak generasi penerus bangsa, tetapi juga dapat menimbulkan kerawanan sosial, politik dan keamanan.Makanya pemerintah menyatakan dengan tegas perang melawan Narkoba. Eksekusi mati yang dilakukan pemerintah menunjukan ketegasan itu, meski banyak negara-negara menolak, memboikot, namun Presiden tetap melaksanakan eksekusi mati. Kita dukung ini agar negara kita berwibawa, jelas Zulkifli.Zulkifli menerangkan, saat ini tidak ada satu pun wilayah di republik ini yang bebas dari penyalahgunaan Narkoba. Disetiap Provinsi ditemukan angka pengguna dan penyalahguna. Jika ini tidak diantisipasi secara serius maka kedepan bangsa kita diisi oleh orang-orang bodoh dan mabuk Narkoba. BNN tidak bisa bekerja sendiri, perlu bantuan dan dukungan dari mahasiswa, pemuda, masyarakat untuk memerangi hal ini, jelasnya.Wakil Ketua I Bidang Akademik STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Drs. H. Basri Ibrahim, MA menyampaikan, dalam masa modern saat ini penjajahan yang dilakukan tidak dengan cara perang, namun dengan upaya-upaya pelemahan seperti halnya peredaran Narkoba. Kondisi ini harus kita sikapi dengan berbagai kegiatan pencegahan dan pengawasan baik dilingkungan keluarga, pendidikan, dan masyarakat. (BNNK Langsa)
Berita Utama
Tolak dan Awasi Peredaran Narkoba Wujud Bela Negara
Terkini
-
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KEPALA BNN RI BERSILATURAHMI DENGAN KEPALA BNN RI PERIODE 2020-2024 18 Jun 2026
Populer
- BNN SUSUN PERATURAN PEMBERLAKUAN WAJIB SNI LAYANAN REHABILITASI NAPZA 20 Mei 2026

- BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026

- BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- CEGAH BENCANA DEMOGRAFI, KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA MERCU BUANA JADI AGENT OF CHANGE AGAINST DRUGS 26 Mei 2026

- PEMBEKALAN SESPIMTI: KEPALA BNN RI PAPARKAN LANGKAH SRATEGIS HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 27 Mei 2026
