Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan Musyawarah Perencanaan Rancangan Kerja BNN TA 2014 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari dan dibuka oleh Kepala BNN, Drs. Anang Iskandar, pada Selasa (12/02). Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah ± 250 orang yang terdiri dari para pejabat di lingkungan BNN pusat serta Kepala BNN Provinsi dan BNN Kota/Kabupaten seluruh Indonesia. Dalam kegiatan ini tiap unit kerja yang ada di BNN melakukan perumusan strategi yang akan diambil dalam mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis di tahun 2014 mendatang. Selain itu, Penyusunan Rancangan Rencana Kerja juga dilakukan oleh tiap unit kerja guna menentukan sasaran dan target kerja secara efektif dan efisien. Diselenggarakannya kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan pencapaian kinerja BNN yang telah dilakukan di tahun 2012 berdasarkan target Rencana Strategis (Renstra BNN) 2010-2014.Dari hasil evaluasi akuntabilitas kinerja BNN Tahun Anggaran 2012, persentase pencapaian kinerja BNN terhadap realisasi kegiatan mencapai 98 %, sedangkan realisasi penyerapan anggaran mencapai 90,9 %. Melihat data yang ada, BNN merasa masih perlu adanya perbaikan dan penyempurnaan terhadap kinerja terutama mengenai program dan kegiatan BNN pusat, BNN Provinsi serta BNN Kabupaten/Kota. Hal tersebut dimaksud agar pencapaian kinerja BNN dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah ditetapkan. BNN masih terus melakukan pembenahan dalam penataan organisasi. Untuk itu, dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN memberikan arah kebijakan yang diberikan sebagai pedoman dan penjabaran kerja, diantaranya sebagai berikut : 1. Bidang pencegahan membangun jaringan untuk mendorong peran serta media dalam mendiseminasikan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba secara massive kepada masyarakat, dengan cara melakukan Focus Group Discussion (FGD).a. Memanfaatkan jaringan media sosial dalam rangka mengoptimalkan diseminasi secara mudah dan murah, tidak memerlukan anggaran yang besar.2. Bidang pemberdayaan masyarakat.a. Memfasilitasi dan mengkoordinir peran serta masyarakat baik secara individu dan organisasi masyarakat, dengan cara memantau, menggerakkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui metode FGD.b. Memfasilitasi petani ganja maupun pelaku peredaran gelap narkoba untuk beralih profesi melalui pemberdayaan alternatif.3. Bidang rehabilitasi a. Memfasilitasi pengembangan penguatan rehabilitasi yang dilakukan oleh komponen masyarakat, dengan memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana, system dan metode, serta peningkatan kompetensi, dengan demikian diharapkan jumlah penyalahguna narkoba yang direhabilitasi akan meningkat.b. membangun dan mengembangkan metode-metode rehabilitasi yang up to date untuk diaplikasikan dalam rangka penyembuhan korban penyalahgunaan narkoba dengan melalui tahapan stop (berhenti), rehabilitasi berkelanjutan dan program after care (pasca rehabilitasi).4. Bidang pemberantasanMelakukan pemutusan jaringan peredaran gelap narkoba sampai dengan akar-akarnya dengan serius dan konsisten di mulai dari pintu-pintu masuk (interdiksi)Terlaksananya kegiatan ini, diharap dapat menjadi acuan dan motivasi para personel BNN dalam meningkatkan kinerjanya di tahun 2014 mendatang. Disamping itu, dengan adanya kegiatan ini, Rancangan Rencana Kerja BNN TA 2014 dapat tersusun di setiap unit kerja sesuai dengan arah kebijakan dan strategi pimpinan serta pencapaian target kinerja dalam Renstra BNN 2010 – 2014, dengan mengedepankan nilai-nilai efektifitas, efisiensi, dan rasionalitas.
Berita Utama
Tingkatkan Capaian Kinerja 2014 BNN adakan Musyawarah Perencanaan
Terkini
-
LANTIK 264 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN INTEGRITAS DAN KINERJA BERDAMPAK 08 Sep 2026 -
CEGAH PENYAKIT JANTUNG KORONER, BNN GELAR SKRINING KESEHATAN PERSONEL 07 Sep 2026 -
PERKUAT KOMPETENSI SDM REHABILITASI, BNN BERIKAN PEMBEKALAN PRA UJI SERTIFIKASI BAGI CALON KONSELOR 05 Sep 2026 -
SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026 -
PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026 -
IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026 -
BNN GANDENG APJII PERANGI PEREDARAN NARKOTIKA DI RUANG SIBER 03 Sep 2026
Populer
- 1,3 TON KETAMIN HASIL OPERASI TERPADU DI PERAIRAN KEPULAUAN RIAU DIMUSNAHKAN, SELAMATKAN LEBIH DARI ENAM JUTA JIWA 12 Agu 2026

- Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar 13 Agu 2026

- BNN, KEMENSOS, KEMENKES, DAN KEMENAKER SATU VISI DALAM PEMULIHAN BERKELANJUTAN 12 Agu 2026

- KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA BARU UNTAR JAGA DIRI DAN MASA DEPAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA 13 Agu 2026

- BNN PERKUAT KOMPETENSI PETUGAS REHABILITASI, HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA YANG SEMAKIN KOMPLEKS 13 Agu 2026

- SEMARAKKAN HARI PRAMUKA KE-65, BNN HADIRI PEMBUKAAN JAMNAS XII 15 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG TAHUNAN MPR RI, TEGUHKAN KOMITMEN DUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL 15 Agu 2026
