Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu judul penting yang gencar dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) guna mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Metode ini dipercaya dapat mengoptimalkan program P4GN. Lewat pemberdayaan masyarakat di berbagai lini, yaitu di lingkungan pendidikan, kerja, dan masyarakat umum, subjek yang menyosialisasikan kampanye antinarkoba sudah bukan pemerintah saja, melainkan masyarakat luas. BNN Kab. Kuningan melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat mengadakan Sosialisasi Program Lingkungan Kerja Bebas Narkoba pada 18 September 2013 di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab. Kuningan. Peserta adalah 63 guru Bimbingan dan Konseling (BK) yang berasal dari berbagai sekolah tingkat menengah atas se-Kab. Kuningan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BNN Kab. Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, S. STP, M. Si sekaligus sebagai pembicara utama (keynote speaker) ditemani Agus Mulya, S.Pd., M. Si, Kepala Seksi Pencegahan dan Juju Junaedi, penyuluh BNN Kab. Kuningan dengan tema Meningkatkan Peran Serta Guru BK dalam P4GN.Guru BK merupakan partner penting bagi BNN. Visi bimbingan dan konseling adalah pengembangan seluruh aspek kepribadian peserta didik, mencegah timbulnya masalah yang akan menghambat perkembangan, dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh peserta didik. Berdasarkan visi tersebut, penyalahgunaan narkoba yang marak di kalangan remaja sekolah menengah merupakan masalah serius bagi peserta didik dan menghambat perjalanan mereka menuju kesuksesan. Dalam hal ini, peran guru BK sangat relevan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Tujuan dari kegiatan ini hakikinya adalah meningkatkan kesadaran guru BK sebagai orang terdekat dengan siswa dalam menghadapi permasalahan mereka. Melalui pemahaman bahaya informasi narkoba kepada guru BK, diharapkan muncul upaya preventif dari pihak sekolah dalam rangka menyelamatkan generasi bangsa dari narkoba.Kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama diisi dengan pemaparan tiga narasumber mengenai Gambaran Umum Fenomena Penyalahgunaan Narkoba oleh Kepala BNN Kab. Kuningan Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP., M. Si, pemaparan mengenai Peran Serta Guru BK dalam Program P4GN oleh Kasi Pencegahan Agus Mulya, S.Pd., M. Si., dan Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Kerja untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah Bebas Narkoba oleh Juju Junaedi. Sesi kedua diisi dengan forum diskusi yang mengedepankan keaktifan peserta dalam memberikan sharing pengalaman, masukan, dan pandangan mengenai fenomena penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar yang ada di lingkungan sekolah masing-masing.Selama diskusi berlangsung, para pemateri juga menyampaikan pemahaman bahwa guru BK dapat melakukan beberapa fungsi dalam upaya P4GN, yaitu fungsi pemahaman, preventif, pengembangan, penyaluran, fasilitasi, dan fungsi pemeliharaan. Semua fungsi pendidikan yang dapat diambil perannya oleh guru BK tersebut memberi cercah harapan bahwa penanggulangan bahaya narkoba di lingkungan sekolah masih dapat ditingkatkan. Mengenai kelanjutan kegiatan ini, Guruh menyampaikan, Para guru yang ikut sosialisasi kali ini akan kami jadikan kader antinarkoba sehingga upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah lebih optimal dengan memberdayakan mereka. Selain itu, informasi penyalahgunaan yang disampaikan kepada BNN akan dijamin kerahasiaannya sehingga tidak akan merugikan pihak siswa yang terindikasi terkena narkoba, lanjut Guruh. Sementara itu, Akhmad Sudrajat selaku Tim Pengawas Guru Disdikpora Kab. Kuningan memberikan masukan agar guru BK berperan dalam upaya pengentasan masalah narkoba melalui pendekatan psikologis dengan anak didik mereka. Pendekatan hal ini dianggap sebagai solusi terbaik dalam menghadapi anak didik dibandingkan mengeluarkan mereka dari sekolah setelah mendapati mereka terlibat masalah narkoba.Pada akhir kegiatan, seluruh peserta dites urine dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semuanya negatif penyalahgunaan narkoba.
Berita Utama
Sosialisasi Program Lingkungan Kerja Bebas Narkoba di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab. Kuningan
Terkini
-
KEPALA BNN RI BERIKAN KULIAH UMUM DAN TEKEN MOU DI PKKMB UNIVERSITAS PANCASILA 18 Sep 2026 -
GARUDA BERSINAR, KAWAL KEBERLANJUTAN PROSES PEMULIHAN 17 Sep 2026 -
BNN AMANKAN WNA CHINA BAWA 14,6 KG GANJA DI SOEKARNO-HATTA 17 Sep 2026 -
GENERASI MUDA JAWA BARAT LAWAN NARKOBA MELALUI PASANGGIRI AGUNG KAWIH SINOM 17 Sep 2026 -
BNN DAN TNI AD PERKUAT SINERGI DALAM UPAYA P4GN 17 Sep 2026 -
KEPALA BNN RI AUDIENSI DENGAN KASAU, PERKUAT KOLABORASI P4GN 16 Sep 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI PELEPASAN KONTINGEN INDONESIA CYCLING MENUJU ASIAN GAMES 2026 16 Sep 2026
Populer
- OPERASI GABUNGAN UNGKAP 2,6 TON CAIRAN MENGANDUNG METAMFETAMIN DI KAPAL MV OCEAN PORTER BERBENDERA TANZANIA 21 Agu 2026

- BNN TANAMKAN PESAN PERTEMANAN SEHAT DI JAMNAS XII: “TEMAN HARUS MELINDUNGI, BUKAN MERASUKI” 20 Agu 2026

- KEPALA BNN RI BERI KULIAH UMUM DI AULA JAYANG TINGANG, PERKUAT KOMITMEN GENERASI MUDA PERANGI NARKOBA 21 Agu 2026

- DEKLARASI AKBAR PERANG MELAWAN NARKOBA, KALTENG TEGASKAN KOMITMEN BERSAMA WUJUDKAN BUMI TAMBUN BUNGAI BERSINAR 21 Agu 2026

- KEPALA BNN RI: MAHASISWA HARUS JADI AGEN PERUBAHAN LAWAN NARKOTIKA 26 Agu 2026

- IKR 2026 DORONG TRANSFORMASI LAYANAN REHABILITASI BERBASIS KETERPULIHAN 27 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI PELUNCURAN NATIONAL RISK ASSESSMENT (NRA) 2026 27 Agu 2026
