Berita Utama

Silaturahmi Kepala BNN dengan Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) bidang P4GN

Oleh 02 Jul 2013 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Untuk mempererat tali silaturahmi antara BNN dengan Lembaga Swadaya Masyarakat. Kepala BNN Anang Iskandar mengundang 25 LSM pengiat bidang P4GN makan malam bersama yang di laksanakan di gedung BNN cawang Jakarta Timur.Dalam sambutanya, Kepala BNN mengajak para LSM tersebut untuk tetap semangat dalam upaya P4GN dengan merubah paradigma lama ke paradigma baru yaitu merehabilitasi para penyalah guna dan pecandu narkoba ke tempat rehabilitasi bukan di kriminalisasi , sesuai dengan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak Hari Anti Narkoba Indonesia di Istana Negara 24 Juni 2013 Lalu.Banyak tanggapan positif dari para LSM tentang hal dekriminalisasi seperti yang di sampaikan oleh Ketua Umum Gepenta Parasian Simanungkalit menyampaikan bahwa harus ada tekad agar para penyalah guna dan pecandu untuk melapor ke tempat-tempat rehabilitasi baik di rumah sakit, puskesmas, dan tempat rehabilitsi milik pemerintah maupun swasta, agar para pengguna dan pecandu tidak di kriminalisasikan tetapi bagi para pengedar tetap di berantas agar ada sinegitas demi terwujutdnya Indonesia bebas Narkoba tahun 2015. Selain itu disarankan BNN kedepanya untuk dapat melipatkan masyarakat di seluruh Indonesia dalam upaya P4GN dan merehabilitasi korban penyalah guna dan pecandu Narkoba.Tanggapan lain juga di sampaikan oleh Sekjen Granat Ashar Suryobroto mengatakan bahwa HANI 2013 Ini sangat setuju sesuai tema yang di sampaikan oleh BNN yang lebih menperdayakan rehabilitasi artinya sekarang harus di bangun tempat rehabilitasi gratis baik yang ada di daerah dan kabupaten diseluruh Indonesia. Tetapi dalam pembangunan tersebut harus dengan rekomendasi dan metode dari BNN.Dengan di bangunnya tempat-tempat rehabilitasi bertujuan untuk menekan dan berkurangnya empat(4) juta penyalah guna dan pecandu Narkoba di Indonesia.Saran yang di sampaikan kepada BNN yakni membangun tempat rehabilitasi terus dilakukan dan tetap memberantas Narkoba karena disinyalir 80% dikendalikan dari napi yang ada lapas. Itu artinya lapas belum berhasil dalam pemberantasan Narkoba. Ditambahkan usulan yang cukup ekstrim bahwa membangun Lapas khusus untuk para pengedar atau Bandar yang di jaga oleh TNI dan Polri yang di bangun di satu pulau dengan klasifikasi penempatan sesuai dengan tingkatan pengedar, kurir, dan Bandar Narkoba.Silaturahmi yang di di selenggarakan oleh kepala BNN Anang Iskandar sangat meriah dan penuh keakraban serta kekeluargaan.(HMS,Yf)

Baca juga:  Program Pemberdayaan Harus Berkelanjutan

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel