Skip to main content
Berita UtamaBerita Satker

SAMBUT HANI 2026, BNN TUNTASKAN F1 P4GN GRAND PRIX DAN TETAPKAN PARA JUARA SIMULATOR RACING

SAMBUT HANI 2026, BNN TUNTASKAN F1 P4GN GRAND PRIX DAN TETAPKAN PARA JUARA SIMULATOR RACING
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Badan Narkotika Nasional (BNN) menuntaskan rangkaian kompetisi F1 P4GN Grand Prix: Stay Sharp, Stay Fast yang digelar dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Memasuki hari kedua pelaksanaan di Chequered Flag Sim Racing, Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (23/6), sebanyak 24 peserta terbaik hasil babak penyisihan kembali bertanding untuk memperebutkan gelar juara.

Para finalis menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengendalikan simulator balap Formula 1 dengan mengandalkan konsentrasi, ketepatan strategi, dan pengambilan keputusan yang cepat. Persaingan berlangsung sengit sejak sesi kualifikasi hingga balapan final yang menentukan posisi podium.

Setelah melalui rangkaian perlombaan yang kompetitif, Kimiko Priya Naindralova berhasil meraih Juara 1, disusul ⁠Jenson ardell Hartanto sebagai Juara 2, dan ⁠Ghaly Indrayasa sebagai Juara 3. Piala dan penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Putu Putera Sadana, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, sportivitas, dan semangat kompetisi yang ditunjukkan selama berlangsungnya turnamen.

Dalam keterangannya, Putu Putera Sadana menyampaikan bahwa penyelenggaraan F1 P4GN Grand Prix merupakan salah satu program BNN dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang akan diperingati pada 26 Juni mendatang. Menurutnya, kompetisi simulator balap Formula 1 ini menjadi sarana untuk mengakomodasi minat besar generasi muda terhadap dunia olahraga elektronik sekaligus menjadi media kampanye hidup sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Baca juga:  Kementerian BUMN RI Laksanakan Sosialisasi P4GN

“Kegiatan ini merupakan salah satu program P4GN BNN. Melalui simulator racing F1, Kami melihat besarnya antusiasme anak-anak muda untuk berkompetisi secara positif. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong generasi muda untuk hidup lebih sehat, produktif, dan bebas dari narkotika,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putu Putera Sadana menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi arahan Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Melalui berbagai kegiatan positif seperti olahraga, e-sports, maupun kompetisi berbasis teknologi, generasi muda diharapkan dapat terus mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Kompetisi ini merupakan bagian dari program MABAR (Main Bareng Anti Narkoba) yang diinisiasi BNN sebagai sarana edukasi dan kampanye hidup sehat tanpa narkotika melalui pendekatan yang dekat dengan generasi muda. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang e-sports secara positif dan produktif.

Baca juga:  PUSLITDATIN BNN SEPAKATI PERJANJIAN KERJA SAMA DENGAN BPS DALAM RANGKA PENGUKURAN PREVALENSI

Mengusung tema “Stay Sharp, Stay Fast”, kegiatan ini menegaskan bahwa menjaga ketajaman berpikir, konsentrasi, dan gaya hidup sehat merupakan kunci untuk meraih prestasi. Melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman, BNN berharap pesan pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat diterima lebih luas oleh generasi muda Indonesia serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel