
Ombudsman Republik Indonesia resmi memulai rangkaian penilaian terhadap pelayanan publik di lingkungan BNN, pada Senin (14/9). Kedatangan Tim Ombudsman tersebut disambut hangat oleh Tim Pelayanan Publik Prima BNN.
Pada hari pertama, Tim Ombudsman fokus melakukan penilaian terhadap layanan tes urine kolektif yang dikelola oleh Direktorat Peran Serta Masyarakat (PSM), Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.
Dalam penilaian layanan publik oleh Tim Ombudsman setidaknya terdapat 4 aspek yang menjadi poin utama penilaian, yaitu aspek input, proses, output, penanganan pengaduan, serta kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diterima.
Aspek input dinilai melalui kebijakan, regulasi, maupun standar pelayanan. Sementara aspek proses, tim penilai menyoroti terkait alur dan teknis bagaimana layanan diberikan kepada masyarakat, serta apakah proses pemberian layanan telah sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Lebih jauh, pada aspek output, tim penilai melihat hasil layanan yang telah diberikan baik berupa data, dokumen hingga kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diterima. Penilaian juga diperkuat dengan wawancara para personel yang terlibat dan masyarakat penerima layanan untuk memastikan validitas penialian kualitas pelayanan.
Selain itu, guna melakukan penilaian secara komprehensif, Tim Ombudsman juga melakukan peninjauan langsung berbagai fasilitas penunjang pelayanan publik di Gedung BNN. Dimulai dari parkir khusus disabilitas, guiding block untuk tuna netra, ruang tunggu nyaman yang dilengkapi dengan wifi, air isi ulang, port pengisi daya, area bermain anak, hingga toilet khusus bagi disabilitas.
BNN berharap segala upaya yang telah dilakukan, baik dari sisi input, proses, output, hingga penanganan pengaduan serta berbagai sarana prasarana penunjang tidak hanya akan membawa BNN mendapatkan penilaian dengan hasil terbaik dari Ombudsman, tetapi lebih dari itu BNN berharap dapat memberikan kepuasan nyata kepada masyarakat penerima layanan sehingga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BNN.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN













