Berita Utama

Rapat Koordinasi Peneliti

Dibaca: 32 Oleh 04 Jun 2008Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Agung, Jakarta. Rapat Koordinasi dilaksanakan selama 3 hari dari 28 s/d 30 Mei 2008 dan tempat pelaksanaannya di Ruang Jewel Hotel Ambhara jakarta.Pejabat yang hadir pada acara Rakor tersebut adalah Kapus Gakkum Lakhar BNN, Irwas Lakhar BNN, Konsultan Ahli Lakhar BNN, Para Kabid lakhar BNN. Peserta Rakor ini sebanyak 30 orang yang berasal dari 10 (sepuluh) Perguruan Tinggi di Indonesia dan 1 (satu) Dinas Kesehatan yaitu : NAD, Sumut, Kepri, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel.Nara Sumber :1. Kapus Litbang & Info Drs. Jesaja Salean, SH dengan materi Gambaran Situasi Terakhir Penyalahguhaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Indonesia;2. Kabid Jaringan Puslitbang & Info, Drs. H. Mufti Djusnir, Apt, Msi dengan materi Manajement Lapangan Penelitian tentang Narkoba3. Kapus Litkes UI, DR. Dr. Sabarinah Prasetyo, M.Kes dengan materi Sampling pada Penelitian Narkoba;4. Tim Peneliti Puslitkes UI, Purwa Kurnia Sucahya, SKM, Mkes, dengan materi Pengantar Analisis Data dan Tindak Lanjut;5. Tim Peneliti Puslitkes UI, Subarkah, SKM, Mkes, dkk; dengan materi Praktek Komputer : Mengolah data dengan SPSS; dan 6. Penasehat Puslitkes UI, Prof. DR. Budi Utomo dengan materi Menulis Laporan PenelitianAdapun hasil yang dicapai dari acara Rakor Peneliti ini antara lain : a. Meningkatnya wawasan dan pengetahuan peserta Rakor tentang Survey mulai dari manajemen lapangan, penarikan sampling, pengolahan dan analisis data dengan menggunakan SPSS 15 sampai kepada penulisan laporan yang berkualitas dan mampu dipahami public.b. Meningkatnya kesadaran para peneliti untuk meningkatkan kerjasama dan mengikatkan diri dalam jejaring peneliti yang dikoordinasikan BNN melalui upaya-upaya seperti : membuat MoU antara BNN dengan Perguruan Tinggi di Indonesia, penyediaan kesempatan peneliti daerah untuk melakukan riset di daerah yang didukung oleh BNN, mengadakan standarisasi peneliti dan pelatihan bagi peneliti narkoba.c. Terbentuknya jaringan peneliti P4GN yang dimulai dari 11 propinsi yang akan mengembangkan potensi penelitian P4GN di daerah yang kemudian dikembangkan dalam usulan penelitian ke BNN untuk dapat ditindaklanjuti.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel