Gorontalo/Bone Bolango,- Dalam rangka mewujudkan penyusunan kebijakan anti narkoba, Jajaran Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone Bolango mengikuti Penguatan asistensi pembangunan berwawasan anti narkoba yang diselenggarakan oleh seksi Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango pada Rabu (24/05) bertempat di Maqna Hotel, Gorontalo. Sejumlah 30 Orang Peserta di lingkungan Kementrian agama Kab. Bone Bolango yang terdiri dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penyuluh agama Se-Bone Bolango mengikuti kegiatan di bidang pencegahan narkoba yang bertema Peranan KUA dan Penyuluh agama dalam mengokohkan keimanan sebagai benteng menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pemerintah. BNNK Bone Bolango yang saat ini telah menjalin kesepakatan dengan Kemenag berupaya turut serta menciptakan dan membangun aparat di instansi tersebut untuk dapat pro aktif dalam mencegah dan mendukung penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Bone Bolango, Drs. Suleman Tongkonoo, M.Hi yang juga didaulat sebagai narasumber pada kegiatan tersebut. Dalam materinya di hadapan aparat kemenag, Suleman mengatakan bahwa penting bagi para penyuluh agama dan Kepala KUA untuk mengetahui informasi narkoba yang marak beredar di zaman sekarang. Peran Penyuluh agama dan Kepala KUA sebagai ujung tombak informasi pembangunan keagamaan di tingkat desa, termasuk informasi penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak mental dan iman di masyarakat. Sesuai dengan visi dan misi dari Kemenag bahwa agar dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama di masyarakat, salah satunya dengan memberikan informasi mengenai narkoba kepada masyarakat, sebab narkoba ini dalam agama terlalu banyak mudaratnya daripada manfaatnya, papar suleman membuka acara asistensi tersebut. Selain itu para penyuluh agama yang telah dibekali dengan materi-materi mereka pun harus mempunyai iman dan mental yang kuat, walaupun pengetahuan tentang materi narkoba bagus namun iman dan mentalnya rusak, otomatis rusak pula perilakunya dan akibatnya bisa terlibat penyalahgunaan narkotika, seperti Kasus yang terjadi baru-baru ini seorang ustad terlibat kasus narkoba, ujar suleman berpesan. Suleman juga menyampaikan bahwa saat ini Kementrian agama melalui KUA di tiap kecamatan tengah berupaya menyisipkan materi narkoba dalam program pembinaan Catin (Calon Pengantin) sewaktu mendaftar menikah, mereka diberikan bimbingan dan pembinaan tentang penyalahgunaan, dampak dan bahaya narkoba, sekurang-kurangnya mereka mendapatkan brosur materi narkoba agar mereka tahu apa efek jahat dari narkoba itu, terang Suleman. Sementara itu narasumber lainnya yang tampak hadir di kegiatan asistensi tersebut yakni Kepala Bidang P2M BNNP Gorontalo, Abdul Muchars Daud, SE yang menyampaikan materi Upaya lembaga keagamaan dalam menciptakan pembangunan berwawasan anti narkoba. Muchars menjelaskan salah satu bentuk lembaga yang berperan dalam pembangunan anti narkoba adalah lembaga yang didalamnya telah terbentuk relawan penggiat anti narkoba yang bertugas untuk mengamalkan informasi P4GN di lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat. Muchars berharap agar para penyuluh agama dan Kepala KUA di kabupaten Bone Bolango yang telah menjadi penggiat anti narkoba dapat memberikan wawasan dan informasi pencegahan narkoba secara berkesinambungan. Diakhri Kegiatan, Kepala BNNK Bone Bolango Abdul Haris Pakaya, S.Pd M.Si yang menutup Kegiatan tersebut turut serta memberikan muatan materi P4GN dan mengukuhkan para penyuluh agama serta Kepala KUA sebagai penggiat anti narkoba di lingkungan pemerintah guna sebagai dasar untuk implentasi awal dari peran dan tugas para Penyuluh agama dalam mensosialisasikan bahaya narkotika di tiap kelompok masyarakat. #Stopnarkoba(rul)B/BRD-205/V/2017/Humas
Berita Utama
Penguatan Peran Penyuluh Agama dan KUA Dalam P4GN
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

… Semoga BNNK Gayo Lues juga bisa bersinergi dan Konsuldasi dengan Penyuluh Agama Islam Non PNS yg ada di 11 KUA di Kabupaten Gayo Lues, Aceh dalam Pencegahan Napza yang ada di Kabupaten Gayo Lues khususnya dan Umumnya di Indonesia….
terima kasih atas dukungan kepada kami.