Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di semua kalangan dewasa ini kian meningkat. Bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut dapat membahayakan keberlangsungan bangsa ini dikemudian hari. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan Oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gresik yang memiliki tugas pokok di bidang P4GN adalah dengan menggelar pelatihan kader anti narkoba di lingkungan pemerintah selama tiga hari dimulai pada hari Selasa (23/4) sampai hari kamis (25/4) di Gedung PKPRI. Kegiatan pelatihan kader anti-narkoba di lingkungan pemerintah yang digagas BNN Kabupaten Gresik ini dilakukan untuk menjangkau kalangan pemerintahan sebagai kontrol sosial bagi lingkungan keluarga, sekitar, dan instansi tempatnya mengabdi. Pada kegiatan kali ini, pelatihan melibatkan 200 orang dari 50 instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Gresik. Materi mencangkup pengetahuan mengenai Pengenalan tentang Narkoba,Bahaya penyalahgunaan Narkoba, Landasan Hukum dan pasal-pasal. Yang menarik pada kegiatan ini adalah dengan diputarnya film pendek tentang akibat penyalahgunaan narkoba dan pengenalan tentang HIV/ AIDS.Pembukaan acara ini dimulai dengan sambutan dari Kepala BNNK Gresik AKBP. Sudiyono A, SH., MH. yang menjelaskan tentang kondisi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kabupaten gresik dan fungsi BNNK dalam melaksanakan program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sambutan berikutnya dari Kepala Seksi Bidang Pencegahan Ir. Eko Indra wahjudi yang memaparkan tentang tujuan dari kegiatan pembentukan kader di instansi pemerintah ini adalah untuk memberdayakan semua elemen masyarakat termasuk pemerintah agar dapat bersama- sama memerangi narkoba terutama di wilayah kabupaten gresik. Ustadz Muhammad Arifin S.Ag, M,Ag yang menjadi narasumber dalam kegiatan pada hari pertama tersebut memberikan pengetahuan tentang kejahatan narkotika dan efek-efek yang ditimbulkannya dalam segi kesehatan. Pada hari kedua dengan narasumber dr. Singgih, MARS. juga memaparkan Bahaya NAPZA dan kaitannya dengan stress kerja. Semua peserta berantusias untuk manambah wawasan mereka dengan bertanya tentang NAPZA dan cara meluapkan stress kerja sehingga terhindar dari lingkaran setan narkoba.Pada hari ketiga narasumber dr. Mohammad Nurul Dholam dari Dinas Kesehatan juga menyampaikan bahaya tentang HIV/AIDS yang juga erat kaitannya sebagai akibat dari penyalahgunaan narkoba. Narasumber kedua adalah Iptu. Kusyanto dari POLRES Gresik yang menjelaskan tentang landasan hukum dan golongan narkotika dan ancaman hukuman pidana nya.Bapak A. Yanni dari Dinas Tenaga Kerja Gresik mengungkapkan saya bersama kader – kader yang lain untuk bertekad untuk bersatu mengkampanyekan Anti Narkoba, Kegiatan ini memberikan pemahaman bagi saya dan menginsiprasi saya untuk melakukan kampanye anti-narkoba, katanya. Demikian pula testimoni peserta lain dari Pengadilan Agama Gresik, Ibu Nur Hayati Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi diri saya sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar dan instansi tempat saya bekerja, agar lebih paham bahaya narkoba ujarnya.Dalam penutupan Acara Pembentukan Kader di lingkungan Pemerintah juga di berikan Sertifikat dan Souvenir berupa Jam Meja berlogo BNN bagi para peserta. H.Sudiyono A., SH. MH selaku Kepala BNN Kabupaten Gresik juga berpesan kepada para peserta Kader Anti Narkoba untuk menyalurkan apa yang mereka terima pada lingkungan sekitar, baik di sekolah maupun di rumah.
Berita Utama
PEMBENTUKAN KADER PENYULUH ANTI NARKOBA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
