Berita UtamaBidang Rehabilitasi

Optimalisasi Program Agen Pemulihan Di Wilayah Timur Indonesia

Dibaca: 517 Oleh 27 Nov 2019November 30th, 2019Tidak ada komentar
Optimalisasi Program Agen Pemulihan Di Wilayah Timur Indonesia
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID -Makassar,  Dalam rangka implementasi program rehabilitasi berkelanjutan pada tahun 2020, BNN melaksanakan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) tahun ini. Program ini mencakup Skrining Intervensi Lapangan (SIL), Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) dan Agen Pemulihan (AP). Melalui program ini, masyarakat turut berperan serta dalam memberikan pelayanan kepada penyalahguna narkotika sampai ke daerah yang sulit dijangkau.

Terkait dengan optimalisasi program Agen Pemulihan, Deputi Bidang Rehabilitasi melalui Direktorat Pascarehabilitasi melaksanakan Rapat Integritas Program Pascarehabilitasi terkait Integrasi Berbasis Masyarakat melalui Agen Pemulihan di Provinsi Sulawesi Selatan. Acara ini diselenggarakan di Gammara Hotel Makasar, Rabu (27/11).

Rapat Integrasi tersebut dibuka oleh Direktur Pasca Rehabilitasi BNN dr. Budiyono, MARS dan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 26 – 29 November 2019. Rapat ini dilaksanakan guna memberikan pembekalan kepada masyarakat dan Kepala Seksi Rehabilitasi/ Pascarehabilitasi BNN Provinsi sebagai agen pemulihan. Pembekalan pedoman dan panduan ini diberikan agar petugas lebih memahami dalam rangka mengajak dan menjangkau penyalahguna narkoba yang sesuai dengan standar dan petunjuk teknis dari Direktorat Pasca Rehabilitasi BNN.

Agen Pemulihan adalah orang atau masyarakat yang tinggal di desa atau kelurahan, dan dipilih untuk diberikan pembekalan oleh BNN sebagai mitra dalam melakukan pemantauan dan pendampingan kepada masyarakat yang belum terkena penyalahgunaan narkotika ataupun yang telah melaksanakan rehabilitasi agar tidak terjerumus kembali.

Dalam paparannya, Direktur Pascarehabilitasi BNN, Budiyono menyampaikan bahwa BNN terus berupaya meningkatkan akses layanan rehabilitasi di tahun ini. Salah satunya dalam bentuk Intervensi Berbasis Masyarakat dan agen pemulihan di 105 satker yang terdiri dari 71 BNNK dan 34 BNNP yang mendapat dukungan anggaran dari BNN Pusat. Diharapkan program baru ini menjadi solusi akses layanan rehabilitasi, dan di tahun depan 105 di satker tersebut dapat mengembangkan IBM ini ke masyarakat.

“Kegiatan ini akan diadakan di dua wilayah yang pertama di wilayah Indonesia timur yaitu di kota Makasar Sulawesi Selatan dengan peserta sebanyak 28 orang dari BNNP, BNNK dan di Wilayah Barat bertempat di Provinsi DKI Jakarta,” tambahnya.

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Instagram: @infobnn_ri
Twitter. :@infobnn
Facebook Fan page : @humas.bnn
YouTube: Humasnewsbnn

#Bersinar

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel