Skip to main content
UnggulanBerita Utama

Mohamad Jupri : “Hati-Hati Bujuk Rayu Penawaran Narkoba Dari Dunia Maya Dan Internet”

Oleh 30 Sep 2020Oktober 1st, 2020Tidak ada komentar
Mohamad Jupri : “Hati-Hati Bujuk Rayu Penawaran Narkoba Dari Dunia Maya Dan Internet”
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNN.GO.ID – Bali, Dalam rangka penguatan pemahaman masalah narkoba di lingkungan pendidikan, instansi pemerintah dan masyarakat, Direktorat Peran Serta Masyarakat BNN RI menggelar acara Bimbingan teknis P4GN selama tiga hari di wilayah Kuta, Bali, Rabu (30/9).

Dikatakan Direktur Peran Serta Masyarakat Drs. Mohamad Jupri, M.M, bahwa wilayah Provinsi Bali termasuk daerah yang berpotensi rawan narkoba karena merupakan destinasi wisata terbaik di dunia yang menjadi tujuan para wisatawan mancanegara.

Dengan potensi kerawanan inilah, dikhawatirkan para bandar dan sindikat narkoba bisa memanfaatkan celah masuk melalui jalur pariwisata untuk mengedarkan narkoba di Indonesia.

Drs. Mohamad Jupri, M.M dalam paparannya menyampaikan bahwa peredaran gelap narkoba saat ini sudah moderen dan maju, tidak lagi dengan menggunakan cara konvensional.
Saat ini para bandar dan sindikat narkoba telah memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi melalui internet dan media sosial dalam melakukan peredaran gelap narkoba di masyarakat.

“Dosen dan Mahasiswa harus hati-hati, jangan sampai terbujuk rayu dengan penawaran narkoba melalui dunia maya dan internet,” ungkap Drs. Mohamad Jupri, M.M.

Baca juga:  Indonesia : Negara Maju Pertimbangkan Dampak Kebijakan Nakoba Bagi Negara Lain

Selain itu, disampaikan Drs. Mohamad Jupri, M.M adanya tiga desa dan kelurahan di Provinsi Bali yang menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional karena masuk kedalam wilayah rawan narkoba, yaitu Desa Beraban di Tabanan, Kelurahan Seminyak dan Kelurahan Kedongan.

Dibutuhkan peran serta aktif dan kerjasama dari seluruh masyarakat yang didukung pemerintah daerah dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Provinsi Bali khususnya di tiga wilayah tersebut.

“Diharapkan para bapak, ibu dan adik-adik penggiat P4GN untuk lebih aktif lagi menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut,” pungkas Mohamad Jupri menutup paparannya. (HNY/BK)

Biro Humas dan Protokol BNN RI
#hidup100persen

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel