Berita Utama

Lomba Foto dan Sedekah Darah Bebas Narkoba

Dibaca: 23 Oleh 08 Jul 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Gema Bulan Keprihatinan dan Hari Anti Narkotika Internasional 2013 masih semarak di berbagai Provinsi di Indonesia. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur bekerjasama Pemerintah Daerah Kota Jawa Timur, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Jatim, Palang Merah Indonesia (PMI), menggelar lomba foto dan donor Darah pada hari minggu pagi (7/7) at Car Free Day jalan Tunjungan jam 06.00-09.00 Wib. Lomba tersebut mengusung Tema Sedekah Darah Bebas Narkoba, Kegiatan ini dimaksud mengetuk warga Surabaya untuk peduli dengan sesama korban penyalahguna narkoba maupun korban yang membutuhkan Darah. Kegiatan Lomba foto ini mendapat apresiasi yang tinggi dari muda-mudi warga Surabaya. Dari catatat panitia penyelenggara, peserta yang ikut hampir 100 orang baik Amatir maupun Professional. Pendaftaran Gratis, dengan Total hadiah yang disiapkan 10 Juta Rupiah. Dewan Juri yang dihadirkan dari Matanesia Institute, Jawa Pos dan dari PDDI Jatim. Kepala BNN, Anang Iskandar menyambut baik ide kreatif ini, kiranya boleh dilaksanakan sebulan sekali dan sponsornya kalau bisa dari perusahaan provider kamera yang ada di Indonesia. Dengan tema ini saya yakin mampu meyadarkan masyarakat untuk Mencegah, Merehabilitasi dan Memberantas Narkoba. Ketua PDDI, arif Afandi mengatakan jika seseorang mau mendonorkan darahnya maka dia ingin hidup sehat, maka bisa dipastikan orang tersebut akan menjauhkan dirinya dari Narkoba. Mengingat bulan ini juga sudah masuk bulan Ramadhan maka pendonor akan berkurang dan stok darah pun ikut berkurang. Melalui kegiatan ini mari kita membantu saudara-saudara yang membutuhkan darah. Kepala BNN, membuka secara resmi Lomba Foto dan Donor Darah dengan memotret objek Kepala BNNP Jatim, ketua PDDI Jatim, Wadir Narkoba Polda Jatim. Di sepanjang Jalan Tunjungan mulai dari jalan Genteng sampai dengan Tunjungan Plaza para peserta foto bebas mengambil moment. Salah satu perusahaan kenamaan mobil di Indonesia ikut meramaikan lomba ini dengan menyiapkan uang 1 juta rupiah untuk 1 orang pemenang. Foto kontes yang diambil 1 unit mobil dan 1 model wanita yang berpakaian suster dirumah sakit. Menurut salah satu fotografer yang ikut mengatakan ide lomba ini menarik dimana para fotografer bisa menyatukan sesuatu yang modern dengan kekayaan heritage yang ada di sepanjang jalan Tunjungan Surabaya. Acara yang semula di jalan Genteng kemudian terpusat di Hotel Majapahit yang dulu dikenal sebagai hotel Yamato atau oranje. Para fotografer mengabadikan kegiatan donor darah yang disiapkan oleh PDDI sebanyak 400 orang. Kepala BNN ikut serta menijau langsung kegiatan donor darah tersebut. Salah satunya dr Rahmat tamu dari Jakarta yang sedang menginap di seputaran jalan tunjungan ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya yang ke 8 kali dari umurnya yang sekarang memasuki 65 tahun. Tidak ketinggalan salah satu peserta fotografer berumur 21 tahun yang tidak mau disebutkan namanya ikut mendonorkan darah walaupun dia belum pernah mengikuti sama sekali. Panitia Lomba foto akan mengumumkan Juara hasil foto karya peserta dalam minggu ini. Dari aksi ini diharapkan masyarakat mampu mengispirasi membuat kegiatan-kegiatan lain yang lebih kreatif dan peduli kepada para korban Penyalguna Narkoba dan bergerak bersama pemerintah atas upaya Pencegahan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) .

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel