Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa mengajak instansi pemerintah lainnya ikut menggiatkan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Hal ini sebagai bentuk dukungan dalam upaya menciptakan Indonesia Bebas Narkoba.Hal itu yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa Ir. Zulkifli Ali, S.Pd.I saat melakukan kegiatan sosialisasi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Langsa, Rabu (15/4) sore, kemarin.”Upaya memerangi Narkoba ini harus dilakukan secara serius dan secara bersama-sama, tidak hanya BNN tetapi semua instansi baik pemerintah, juga swasta,” ucap Zulkifli Ali.Menurut Zulkilfli, bentuk keikutsertaan instansi pemerintah lainnya sudah tertuang dalam Inpres Nomor 12 Tahun 2011 tentang Kebijakan Strategis Nasional Percepatan P4GN. Tidak hanya BNN sebagai pelaksana, namun juga instansi lainnya baik pusat maupun daerah juga ikut bertanggungjawab secara bersama-sama.”Kegiatan (sosialisasi) seperti ini baik sekali terus dilakukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada KPPPratama yang sudah memberikan waktu kepada BNN,” tambahnya.Zulkifli menjelaskan, lingkungan kerja merupakan salah satu penyumbang angka pengguna Narkoba. Dari 4,2 juta jiwa, 50 % adalah golongan pekerja. Untuk menekan jumlah angka pada golongan pekerja ini maka semua instansinegeri dan swasta harus terus melakukan kegiatan pencegahan. “Kapan pun kita siap untuk dipanggil untuk membantu meningkatkan pemahaman para pekerja agar terhindar dari penyalahgunaan Narkoba,” jelasnya.Penyuluh Seksi Pencegahan Suharmansyah menambahkan, lingkungan pekerja menjadi potensial karena kemampuan ekonomi yang lebih baik dibandingkan golongan lainnya yang membuat mereka mudah untuk membeli Narkoba. Selain itu, tuntutan pekerjaan yang terkadang membuat godaan untuk menggunakan Narkoba sulit dihindari.Kepala KPP Pratama Kota Langsa Edy Sofyan, SE, MM menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan BNN Kota Langsa mengisi waktu untuk sosialisasi di KPP Pratama Kota Langsa. Pihaknya terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam mensukseskan Indonesia Bebas Narkoba. (suharmansyah)
Berita Utama
Kurangi Jumlah Pengguna, Instansi Pemerintah Harus Giatkan P4GN
Terkini
-
RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026 -
FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026 -
BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026 -
FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026 -
BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
Populer
- DEDIKASIKAN DIRI DALAM PENGABDIAN DAN PENEGAKAN HUKUM, KEPALA BNN RI RESMI MENYANDANG GELAR DOKTOR KEHORMATAN 31 Jan 2026

- KEPALA BNN RI KUKUHKAN KELOMPOK AHLI MASA BAKTI 2026-2027 27 Jan 2026

- BNN DAN PEMPROV BANGKA BELITUNG PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN 28 Jan 2026

- PERAYAAN NATAL 2025: KEPALA BNN RI AJAK INSAN BNN MAKNAI TUGAS P4GN SEBAGAI WUJUD PELAYANAN IMAN 30 Jan 2026

- KUATKAN KOLABORASI, BNN TERIMA AUDIENSI DPRD KALIMANTAN TIMUR 31 Jan 2026

- BNN DAN KOMISI YUDISIAL PERKUAT SINERGI PENANGANAN KEJAHATAN NARKOTIKA 30 Jan 2026

- GENCARKAN PROGRAM ANANDA BERSINAR, BNN FASILITASI KUNJUNGAN EDUKATIF HIGHFIELD SECONDARY SCHOOL 30 Jan 2026
