Skip to main content
Berita SatkerBidang Pemberdayaan MasyarakatFoto

Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara

Oleh 17 Mei 2024Tidak ada komentar
Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 
Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN melalui Direktorat Pemberdayaan Alternatif laksanakan Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara, pada tanggal 14 s.d. 16 Mei 2024 dalam rangka P4GN.

BNN.GO.ID. Sumatera Utara, 14 s.d. 16 Mei 2024. Rapat Koordinasi dengan BNNK Mandailing Natal: 1. Program Alternative Development di Mandailing Natal di rencanakan selama 6 tahun atau sesuai periode Renstra 2025-2029, sehingga dibutuhkan keseriusan satker pelaksana dan Pemkab Madina untuk pemulihan kawasan rawan tanaman terlarang di Madina 2. Monitoring dan Evaluasi program akan dilakukan oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam menilai kinerja satker pelaksana, sehingga berdampak pada alokasi kegiatan dan anggaran yang diberikan. 3. Persiapan untuk melakukan survey atas lahan yang disiapkan BNNK Madina yang akan digunakan sebagai Lahan percontohan Program Alternatif Development. 4. Persiapan atas audiensi di Pemkab Madina yang akan dipimpin oleh Sekda, karena Bupati sedang pelepasan jamaah haji dan Wabup sedang menerima Award dari NGO di Amerika. Audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal: 1. Tujuan audiensi disampaiakan oleh Rieska DW (PSM Ahli Madya) bahwa penanganan kawasan rawan tanaman terlarang di Madina merupakan tindak lanjut atas temuan ladang ganja oleh Deputi Bidang Pemberantasan. 2. Ganja merupakan isu nasional, penyalahgunaan ganja dpt menyebabkan penyakit mental, paranoid/halusinasi ditingkat anak-anak. 3. Ekstraks ganja lebih berbahaya dampaknya, saat ini ditemukan dalm bentuk hasis, permen dll 4. Program Alternative Development butuh support dari Pemda Madina terutama dalam mebuka akses ke lokasi kultivasi spy memudahkan pemantuan program 5. Disampaikan oleh Sekda Madina bahwa Kabupaten Madina mempunyai potensi mempunyai tinggi daratan beragam dari 0 hinggs 3000 mdpl (puncak) dengan topografi beragam (pantai-bukit-lembah). Lahan Hutan 60%, Madina juga rawan bencana karena banyak tebing dan aliran sungai . 6. Sumber PAD berasal dari sektor pertanian, perikanan dan kehutanan. 7. Kabupaten Madina dalam Universal Health Coverage (UHC) terdaftar 97% dalam BPJS 8. Dalam masalah narkoba, Madina mempunyai masalah lahan ganja solusinya adalah membuka jalan dengan lebar 10 meter hingga ke bukit. 9. Pemda Madina meminta adanya MoU (Nota Kesepahaman) antara BNN dan Pemkab Madina untuk realiasi program Alternative Development 10. Ganja mempunyai 1 zat yang merusak namun selebihnya terdapat manfaat juga sehingga BNN, perlu dipikirkan solusinya. Peninjauan Calon Lahan Percontohan AD di Desa Pardomuan Kabupaten Mandailing Natal: 1. Melakukan rapat persiapan peninjauan calon lahan percontohan program AD di Desa Pardomuan bersama BNNK Mandailing Natal dan Aparat Desa 2. Diputuskan lokasi yang mudah dijangkau dengan kendaraan roda 4 supaya mudah dalam pelaksanakan Monev 3. Luas lahan sekitar 15 ha yang disurvey dengan jarak sekitar 2,5 km dari kantor desa Pardomuan berada dipinggir jalan desa 4. Kemiringan lahan berada di antara 0 hingga 40 derajat dengan kondisi sebagian sudah dibersihkan. 5. Perlu dilakukan tindak lanjut untuk implementasi Lahan percontohan AD di Desa Pardomuan dgn komoditas Alternatif. Rapat Koordinasi dengan BNNK Asahan: 1. Pemaparan Program dan Kegatan BNNK Asahan oleh Adrea Retha Zulhelfi, SPd, MM (Kepala BNNK Asahan), terkait: a. Pemetaan Kawasan Rawan Narkoba dengan Zona Merah 10 Kecamatan dan Zona Kuning 15 Kecamatan b. Lokasi Desa Bersinar & IBM 2023 (2 desa) dan 2024 (2 desa) c. Tindak lanjut atas pelaporan masyarakat dari Humas BNN RI, di lokasi kebun sawit Kel. Aek Loba Pekan Kec. Aek Kuasan dilakukan Razia pukul 3 pagi (16/05) bandar Shabu sudah kabur, tertangkap 9 konsumen masuk sel, 2 orang lari, disita 12 unit kendaran bermotor roda 2. d. Razia Diskotik Vegas dari 95 pengunjung 58 positif narkoba, menggunakan CSR rapid test urine dari PT Inalung 100 pcs. 2. Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN memberikan arahan: a. Lokasi perkebunan menjadi trend penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumatera, shabu utk doping. b. Di Palembang ada perusahan sawit, dimana bendahara pabrik ditagih bandar shabu, karena pekerjanya sebagai penyalahguna c. Untuk melakukan pendekatan kepada Pemda dengan memberikan pemahaman bahwa korban narkoba adalah rakyat anda, supaya tdk apatis. d. Bekerja secara proporsional dalam bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dengan perpanjangan tangan penggiat dan relawan e. Bergerak harus dengan regulasi, dokumen yang rapi baik laporan masyarakat, barang bukti, administrasi penyidikan. f. System kerja harus dibenahi, jangan parsial per bidang tetapi cyrcle saling mengkait bersinergi P2M, Rehab dan Brantas. g. Rehab Voluntery masih minim maka perlu jemput bola dari hasil deteksi dini/Razia. h. Cara bertindak pemberdayaan masyarakat melalui sinergi program kegiatan, implementasi dana hibah, dan kolaborasi. Pemetaan Potensi Masyarakat di Kelurahan Selat Tanjung Medan Kota Tanjung Balai: 1. Berdasarkan data BNNK Tanjungbalai th 2023 dilaksanakan tes urine kepada masyarakat, pelajar dan juga ASN sebanyak 2.734 Orang diperoleh hasil positif menggunakan narkotika sebanyak 55 orang dan per April tahun 2024 jumlah yang dites urine 376 orang diperoleh hasil 15 orang positif menggunakan narkotika, sedangkan jumlah klien rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNN Kota Tanjungbalai tahun 2023 sebanyak 102 orang. 2. Terkait temuan Narkotika jenis sabu-sabu yang diduga seberat 137 kg Shabu di wilayah kelurahan Selat Tanjung Medan 2 hari pasca peresmian Desa Bersinar, menunjukkan bahwa lokus ini adalah kawasan rawan narkoba. 3. Waspada atas keberadaan bandar, karena nelayan kondisinya pasang surut dan rentan terhadap bujuk rayu bandar narkoba 4. Implemtasi program Desa Bersinar di Kelurahan Selat Tanjung Medan memberikan dampak bagi seluruh kedeputian untuk mengimplementasikan program dan kegiatannya. 5. Kegiatan positif dari Deputi Bidang Dayamas adalah masyarakat akan diberikan pelatihan keterampilan supaya produktif, mandiri dan terhindar dari bahaya narkoba 6. Bersama-sama melakukan identifikasi keterampilan apa yang cocok untuk kegiatan pelatihan masyarakat 7. Dalam hal pemilihan pelatihan juga harus mempertimbangkan ketersediaan bahan baku 8. Banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan utuk penanaman komoditas alternatif, tetapi hrs dipastikan bahwa lahan itu tdk bermasalah 9. Satuan Anti Narkoba Kelurahan Selat Tanjung Medan saat ini berkiprah sendiri-sendiri karena tanpa anggaran, sehingga kelurahan selat tanjung medan mengajukan proposal kepada BNN.

Baca juga:  PERINGATAN ISRA MI‚ÄôRAJ SEBAGAI MOMENTUM MEMBANGUN DIGITAL MINDSET

Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara

Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara

Kunjungan Kerja dalam rangka harmonisasi Stakeholder pada program Alternative Development di Mandailing Natal Sumatera Utara

#IndonesiaDrugFree #IndonesiaBersinar

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel